Internasional

Darurat Minyak Dunia! Iran Ancam Bakar Fasilitas Energi Sekutu AS Sampai Jadi Abu

×

Darurat Minyak Dunia! Iran Ancam Bakar Fasilitas Energi Sekutu AS Sampai Jadi Abu

Sebarkan artikel ini
Darurat Minyak Dunia! Iran Ancam Bakar Fasilitas Energi Sekutu AS Sampai Jadi Abu
Darurat Minyak Dunia! Iran Ancam Bakar Fasilitas Energi Sekutu AS Sampai Jadi Abu/AFP

PenaKu.ID – Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah Teheran melontarkan peringatan keras kepada Washington.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi pada Sabtu (1/8) menegaskan bahwa negaranya siap memberikan respons militer yang setimpal apabila Amerika Serikat kembali melancarkan agresi.

Ancaman tersebut langsung disampaikan dalam komunikasi diplomatik dengan sejumlah petinggi negara tetangga. Iran memastikan seluruh fasilitas energi sekutu AS di kawasan tidak akan luput dari sasaran balasan jika eskalasi terus berlanjut.

Target Empuk Peringatan Iran

Media yang berafiliasi dengan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Nournews, memperingatkan bahwa infrastruktur vital di kawasan berpotensi hancur total.

Ladang minyak di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, serta ladang gas di Qatar dan Israel, berada dalam radar ancaman empuk jika fasilitas energi Iran tersentuh serangan.

Situasi keamanan ini semakin memanas menyusul insiden militer Kuwait yang sukses menghancurkan sejumlah drone berarah ke fasilitas vital mereka.

Meskipun tidak ada korban jiwa, serpihan drone telanjur menghantam area pemerintah utara serta properti di Pulau Bubiyan.

Ancaman Nyata Iran Pada Pasokan Energi Global

Krisis geopolitik ini langsung mengguncang pasar finansial internasional secara signifikan. Konflik yang bermula dari serangan ke Iran pada 28 Februari membuat harga minyak mentah Brent melonjak hingga 24 persen sepanjang Juli, sementara jalur vital Selat Hormuz masih lumpuh dari aktivitas normal.

Para analis memperkirakan tren lonjakan harga energi akan bertahan hingga akhir tahun. Ancaman lanjutan dari kelompok Houthi di Selat Bab el-Mandeb serta insiden kapal tanker di perairan Oman kian mempertegas risiko besar terhadap distribusi minyak dunia.**