Seleb

Cerita Ahn Sun Young Terhalang Tes IELTS Akibat Masalah Parkir

×

Cerita Ahn Sun Young Terhalang Tes IELTS Akibat Masalah Parkir

Sebarkan artikel ini
Cerita Ahn Sun Young Terhalang Tes IELTS Akibat Masalah Parkir
Cerita Ahn Sun Young Terhalang Tes IELTS Akibat Masalah Parkir/instagram

PenaKu.ID – Broadcaster ternama Ahn Sun Young baru saja membagikan pengalaman kurang menyenangkan yang memicu perdebatan di media sosial.

Pada 9 Juni KST, ia mengungkapkan bahwa dirinya gagal mengikuti ujian IELTS karena keterlambatan kedatangan yang disebabkan oleh kesulitan mencari lokasi parkir yang tepat.

Kronologi Keterlambatan Ahn Sun Young

Ahn menjelaskan bahwa ia menghabiskan waktu cukup lama untuk mencari area parkir dan terjebak dalam jalur satu arah di sekitar lokasi ujian. Meskipun ia telah berupaya keras untuk sampai tepat waktu, ia tiba tepat setelah batas waktu masuk yang ditentukan dan akhirnya dilarang memasuki ruang ujian. Ia mengungkapkan rasa kecewanya karena hanya terlambat satu menit meski sudah berada di lokasi.

Lebih lanjut, Ahn menyoroti biaya ujian yang cukup besar, yakni sekitar 300.000 KRW atau setara dengan 200 USD. Ia merasa kecewa dengan respons pihak penyelenggara yang tidak memberikan pengecualian sama sekali, meskipun ia sudah meluangkan waktu khusus di jadwalnya untuk ujian tersebut. Ia pun berharap agar penyediaan informasi parkir bagi peserta ujian bisa lebih mendetail di masa mendatang.

Respons Publik yang Terbagi untuk Ahn Sun Young

IELTS sendiri merupakan ujian kemahiran bahasa Inggris yang diakui secara internasional untuk keperluan studi, kerja, dan imigrasi. Sesuai regulasi resmi, prosedur identifikasi dan check-in harus diselesaikan sebelum waktu penutupan. Setelah batas waktu tersebut, akses masuk memang dilarang secara ketat bagi siapa pun tanpa terkecuali untuk menjaga standar prosedur ujian.

Postingan Ahn memicu reaksi beragam dari netizen. Sebagian pihak bersimpati dengan frustrasinya dan setuju bahwa panduan parkir yang lebih jelas akan sangat membantu. Namun, pihak lain menekankan bahwa peraturan ujian harus diterapkan secara adil kepada semua peserta, dan tanggung jawab untuk hadir sebelum batas waktu tetap berada di tangan peserta ujian, terlepas dari kendala teknis di lapangan.**