Pemerintahan

Jelang HJB Ke-544; Bupati Bogor Dorong Perayaan Berbasis Kerakyatan di Kecamatan Nanggung, Gerakkan Ekonomi Bogor Barat

×

Jelang HJB Ke-544; Bupati Bogor Dorong Perayaan Berbasis Kerakyatan di Kecamatan Nanggung, Gerakkan Ekonomi Bogor Barat

Sebarkan artikel ini
Jelang HJB Ke-544; Bupati Bogor Dorong Perayaan Berbasis Kerakyatan di Kecamatan Nanggung, Gerakkan Ekonomi Bogor Barat
Keterangan Gambar: Tangkap Layar di Video Unggah Akun Instagram @rudysusmanto. (Riyan/PenaKu.ID).

PenaKu.ID – Menjelang peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang jatuh pada 3 Juni mendatang, Bupati Bogor menekankan pentingnya perayaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu menyentuh akar rumput dan menggerakkan ekonomi lokal.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya @rudysusmanto, Bupati Bogor membagikan momen rapat persiapan HJB ke-544. Ia mengusulkan agar pusat kegiatan peringatan tahun ini dilakukan dengan cara yang berbeda, yakni kembali ke titik awal sejarah di wilayah Bogor Barat.

Memperingati Hari Jadi Bogor ke-544 Kembali ke “Titik Awal” di Kecamatan Nanggung

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengusulkan agar rangkaian utama, mulai dari upacara hingga Rapat Paripurna Istimewa, dilaksanakan di Kecamatan Nanggung. Menurutnya, Nanggung memiliki nilai historis yang kuat bagi perjalanan Kabupaten Bogor.

“Bogor ini berangkatnya dari mana? Dari Kecamatan Nanggung. Selama ini perayaan HJB selalu di (lapangan) Tegar Beriman lagi, Tegar Beriman lagi. Kita lupa bahwa akarnya ada di sana,” ujar Rudy dalam potongan unggahan video di akun instagramnya.

Rudy Susmanto menambahkan bahwa kegiatan tidak harus mewah. “Upacara dan Rapat Paripurna tidak usah pakai tenda gede-gede, Pak. Di bawah pohon pun jadi, yang penting kita bareng-bareng masyarakat,” tegasnya.

Bupati Bogor Rumuskan Tiga Misi Utama HJB ke-544

Bupati Bogor merumuskan tiga alasan mendasar mengapa HJB kali ini harus lebih inklusif dan tersebar ke wilayah.

1. Berbagi Rezeki: Memastikan perputaran ekonomi tidak hanya berpusat di tengah kota (Cibinong), tetapi juga menjangkau wilayah Bogor bagian Barat.

2. Menggerakkan Roda Ekonomi: Melalui helaran (festival) dan karnaval di tiap kecamatan, diharapkan sektor UMKM dan ekonomi kreatif lokal bisa bangkit.

3. Membangkitkan Semangat Gotong Royong: Rudy berharap setiap kecamatan melibatkan warga secara aktif dalam menyusun acara, bukan sekadar perintah dari atas.

Subsidi untuk Karnaval Tiap Kecamatan

Untuk mendukung kemeriahan di seluruh penjuru Kabupaten Bogor, Rudy juga mewacanakan adanya subsidi bagi setiap kecamatan yang mengikuti helaran atau karnaval. Tujuannya agar setiap wilayah memiliki kemampuan untuk menampilkan potensi budayanya masing-masing.

“Kita ingin bukan hanya pihak kecamatan yang bikin sendiri, tapi ajak warga masyarakatnya. Dengan begitu, semangat gotong royongnya muncul lagi,” pungkas Rudy.

Peringatan HJB ke-544 ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bogor untuk lebih mengenal jati diri daerahnya sekaligus merasakan dampak nyata dari pembangunan dan kegiatan pemerintah.***