Peristiwa

Jakarta Sempat Gelap, PLN Ungkap Penyebabnya

×

Jakarta Sempat Gelap, PLN Ungkap Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
Jakarta Sempat Gelap, PLN Ungkap Penyebabnya
Jakarta Sempat Gelap, PLN Ungkap Penyebabnya. /Ilustrasi (pexels)

PenaKu.ID – Pemadaman listrik sempat terjadi di sejumlah wilayah Jakarta pada Kamis (23/4/2026) dan mengganggu aktivitas masyarakat, terutama saat jam sibuk berlangsung.

Sejumlah area terdampak meliputi sebagian wilayah Jakarta Pusat hingga Jakarta Selatan. Kawasan perkantoran dan pusat bisnis menjadi titik yang merasakan langsung dampak terhentinya aliran listrik tersebut.

PT PLN (Persero) menjelaskan bahwa gangguan dipicu oleh kendala pada sistem penyaluran listrik. Hambatan teknis itu menyebabkan distribusi energi ke beberapa wilayah tidak berjalan normal untuk sementara waktu.

Perwakilan PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya menegaskan, gangguan tersebut bukan disebabkan oleh kekurangan pasokan daya. Sistem kelistrikan nasional, kata dia, dalam kondisi aman dan memiliki kapasitas yang mencukupi. Permasalahan murni terjadi pada jaringan distribusi.

Jakarta Mulai Gelap Sekitar Pukul 10.25 WIB

Pemadaman dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 10.25 WIB. Kondisi ini sempat mengganggu berbagai aktivitas, mulai dari operasional perkantoran, layanan publik, hingga transportasi. Meski demikian, proses pemulihan dilakukan dengan cepat melalui manuver jaringan yang dilakukan oleh petugas.

Sejumlah laporan juga mengindikasikan adanya gangguan pada sistem di gardu induk yang berdampak pada distribusi listrik secara sementara. Namun, sistem proteksi otomatis berhasil bekerja dengan baik sehingga dampak gangguan tidak meluas ke wilayah lain.

PLN memastikan sebagian besar wilayah terdampak telah kembali mendapatkan pasokan listrik dalam waktu relatif singkat. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang serta mengakses informasi resmi melalui kanal komunikasi perusahaan guna menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya keandalan sistem distribusi listrik, khususnya di kota dengan tingkat aktivitas tinggi seperti Jakarta. Meski tidak terkait krisis energi, gangguan teknis tetap memiliki potensi menghambat aktivitas ekonomi jika tidak ditangani secara sigap.** (tds)