PenaKu.ID – Perang di Timur Tengah tidak hanya membawa kehancuran, tetapi juga mengubah peta ekonomi global secara drastis.
Di saat banyak negara menderita akibat lonjakan biaya energi, beberapa negara justru mendapatkan keuntungan finansial yang signifikan karena posisi mereka sebagai produsen energi alternatif.
Rusia dan Kanada Jadi Pemenang di Krisis Timur Tengah
Rusia muncul sebagai salah satu penerima manfaat terbesar dengan lonjakan penjualan minyak mentah ke India hingga 50%.
Sementara itu, Kanada melalui Menteri Energinya, Tim Hodgson, mulai mempromosikan diri sebagai pemasok energi yang stabil dan dapat diandalkan bagi negara-negara yang ingin menjauhi ketergantungan pada Teluk.
Norwegia dan Peluang Ekspor Batu Bara Indonesia di Krisis Timur Tengah
Norwegia juga diuntungkan seiring meningkatnya permintaan gas di Eropa. Di sisi lain, kenaikan harga bahan bakar fosil membuka peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor batu baranya.
Ketegangan di Selat Hormuz memaksa pasar global mencari pelabuhan aman untuk memenuhi kebutuhan energi mereka yang mendesak.**








