Peristiwa

Gerhana Bulan Total 2026, Ini Waktu Puncaknya

×

Gerhana Bulan Total 2026, Ini Waktu Puncaknya

Sebarkan artikel ini
Gerhana Bulan Total 2026, Ini Waktu Puncaknya
Gerhana Bulan Total 2026, Ini Waktu Puncaknya. /Ilustrasi (pexels)

PenaKu.ID – Fenomena gerhana bulan total dipastikan terjadi malam ini, Selasa (3/3/26) dan dapat diamati dari berbagai wilayah Indonesia selama kondisi cuaca mendukung. Informasi resmi mengenai peristiwa astronomi tersebut telah disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui siaran pers terbaru.

BMKG menjelaskan, fase puncak gerhana berlangsung sekitar pukul 18.03 WIB. Pada momen tersebut, Bulan sepenuhnya memasuki bayangan inti (umbra) Bumi. Kondisi ini membuat Bulan tampak berwarna merah tembaga, yang dikenal luas dengan istilah blood moon.

Proses Terjadinya Gerhana Bulan Total

Gerhana bulan total terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus dengan Bumi di posisi tengah. Susunan ini menyebabkan cahaya Matahari yang menuju Bulan terhalang oleh Bumi. Meski demikian, sebagian cahaya tetap mencapai permukaan Bulan setelah dibiaskan oleh atmosfer Bumi, sehingga memunculkan rona merah yang khas.

Berbeda dengan gerhana matahari, fenomena ini aman disaksikan secara langsung tanpa alat pelindung mata. Masyarakat dapat mengamati perubahan warna dan kecerahan Bulan tanpa risiko terhadap penglihatan.

Gerhana Bulan Total Terlihat di Hampir Seluruh Indonesia

Disebutkan bahwa hampir seluruh wilayah Indonesia berpeluang menyaksikan fase totalitas, terutama kawasan Indonesia bagian tengah dan timur yang diperkirakan memiliki kondisi cuaca malam lebih stabil.

Totalitas dilaporkan berlangsung lebih dari satu jam, menjadikannya salah satu gerhana bulan total dengan durasi cukup panjang dalam beberapa tahun terakhir.

Secara global, fenomena ini juga dapat diamati dari sebagian wilayah Asia, Australia, hingga kawasan Pasifik. Media astronomi internasional seperti Space.com mencatat gerhana ini sebagai salah satu peristiwa bulan total paling signifikan pada 2026.

Tahapan Penting Gerhana (WIB)

Berdasarkan data BMKG, rangkaian gerhana berlangsung dengan tahapan sebagai berikut:

Awal gerhana sebagian: sore menjelang petang

Awal totalitas: sekitar pukul 18.00 WIB

Puncak gerhana: 18.03 WIB

Akhir totalitas: malam hari

Gerhana berakhir sepenuhnya: sebelum tengah malam

Waktu pengamatan dapat sedikit berbeda di setiap zona waktu Indonesia, yakni WIB, WITA, dan WIT.

Tips Mengamati Gerhana Bulan Total

BMKG menyarankan pengamatan dilakukan dari lokasi terbuka dengan pandangan ke arah timur yang tidak terhalang bangunan atau pepohonan. Penggunaan binokular atau teleskop dapat membantu melihat detail permukaan Bulan selama fase totalitas, meskipun tidak menjadi keharusan.

Masyarakat juga diimbau memantau pembaruan prakiraan cuaca di wilayah masing-masing guna memastikan visibilitas optimal saat gerhana berlangsung.

Gerhana bulan total merupakan fenomena yang terjadi secara berkala dalam siklus astronomi. Namun, tidak setiap peristiwa dapat diamati dengan jelas dari satu lokasi tertentu. Karena itu, kesempatan malam ini menjadi momen berharga bagi masyarakat Indonesia untuk menyaksikan langsung dinamika tata surya.** (tds)