Pemerintahan

17 Kades Asal Kabupaten Bogor Ikuti Program ‘Kepala Desa Masuk Kampus’ di UI

17 Kades Asal Kabupaten Bogor Ikuti Program 'Kepala Desa Masuk Kampus' di UI
"Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan I", (Riyan/PenaKu.ID).

PenaKu.ID – Sebanyak 17 Kepala Desa (Kades) dari Kabupaten Bogor resmi mengikuti program peningkatan kapasitas kepemimpinan melalui program inovatif bertajuk “Kepala Desa Masuk Kampus” Angkatan I. 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia ini dilaksanakan di Kampus Utama Universitas Indonesia (UI), Depok, mulai Senin, 29 Juni hingga Kamis, 2 Juli 2026.

Kolaborasi Strategis Kemendagri dan Universitas Indonesia

Program berskala nasional ini dirancang secara khusus melalui kerja sama strategis yang melibatkan pihak Kepresidenan, Kementerian Dalam Negeri, dan Universitas Indonesia sebagai lembaga pendidikan tinggi terkemuka. 

Dibuka langsung secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri, program ini bertujuan untuk membekali para pimpinan desa dengan instrumen keilmuan terkini, manajemen tata kelola publik, serta strategi diseminasi inovasi pembangunan.

Selama empat hari intensif, para peserta akan melewati berbagai tahapan pembelajaran yang komprehensif. Kurikulum pelatihan difokuskan pada penguatan kapasitas kelembagaan, penyusunan praktik baik (best practices), adopsi inovasi teknologi, hingga penguatan regulasi administrasi pemerintahan desa demi menciptakan tata kelola yang bersih dan akuntabel.

Angkatan Pertama Diikuti Ratusan Kepala Desa se-Indonesia

Pada gelombang atau angkatan pertama ini, terdapat total 434 Kepala Desa yang diundang dari berbagai penjuru tanah air untuk mengikuti diklat eksklusif ini. Kabupaten Bogor sendiri mengirimkan delegasi sebanyak 17 pimpinan desa terbaiknya pada fase pembuka ini. 

Seluruh pembiayaan akomodasi dan konsumsi ditanggung sepenuhnya oleh kepanitiaan pusat, sementara dukungan transportasi dan biaya harian difasilitasi melalui sinergi APBD Kabupaten dan APBDes masing-masing wilayah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sistem pelaksanaan diklat sengaja dirancang secara bergelombang guna memastikan seluruh Kepala Desa di Indonesia nantinya dapat merasakan kesempatan serupa secara merata. Melalui pembagian gelombang ini, interaksi akademik dan transfer pengetahuan dari para pakar serta akademisi Universitas Indonesia dipastikan dapat berjalan lebih fokus, interaktif, dan optimal.

Komitmen APDESI Kabupaten Bogor Dorong Inovasi dan Kemajuan Desa

Kepala Desa Cimanggis Kecamatan Bojonggede sekaligus Ketua DPC APDESI MP Kabupaten Bogor, H. Abdul Aziz Anwar, yang juga menjadi bagian dari delegasi angkatan pertama ini, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya program ini. 

Menurut Abdul Aziz, langkah ini menjadi momentum emas bagi para kepala desa untuk meng-upgrade kompetensi kepemimpinan.

“Jadi, ini program ‘Kepala Desa Masuk Kampus’ yang bekerja sama dengan Menpresiden, Mendagri, dan Universitas Indonesia. Hari ini adalah gelombang pertama, di mana Kabupaten Bogor mengirimkan sebanyak 17 Kades. Ke depan, ini nanti akan terbagi beberapa gelombang untuk seluruh para kepala desa se-Indonesia,” ungkap H. Abdul Aziz Anwar, Selasa (30/6/2026).

Aziz menambahkan bahwa keikutsertaan para pimpinan desa dari Kabupaten Bogor diharapkan mampu membawa perubahan signifikan sekembalinya mereka ke lingkungan masyarakat. 

Ilmu, jaringan, serta wawasan manajemen modern yang diperoleh dari Universitas Indonesia dinilai akan menjadi modal utama dalam melahirkan kebijakan desa yang berbasis data, inovatif, dan berorientasi jangka panjang demi mewujudkan kemandirian ekonomi desa di wilayah Kabupaten Bogor.***

Exit mobile version