PenaKu.ID – Kabupaten Bogor kembali mengukuhkan posisinya sebagai “The City of Sport”. Pemerintah Pusat resmi menunjuk Kecamatan Rancabungur sebagai lokasi pembangunan Kawasan Olahraga Nasional terpadu.
Tak tanggung-tanggung, proyek ini diproyeksikan menjadi pusat pelatihan olahraga terbesar di dunia dengan luas mencapai 500 hektar.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengungkapkan bahwa kepercayaan ini merupakan peluang emas bagi wilayahnya. Presiden Republik Indonesia telah menyiapkan lahan tersebut untuk membangun Akademi Olahraga Nasional sekaligus Pusat Latihan Tim Nasional.
Ekosistem Terpadu: Train, Learn, Live, Recover
Kawasan ini tidak hanya sekadar lapangan olahraga biasa. Rudy menjelaskan bahwa proyek ini dirancang sebagai ekosistem pelatihan atlet yang komprehensif.
“Ini adalah kawasan terpadu di mana pelajar-atlet bisa belajar sekaligus berlatih dalam satu lingkungan. Kita mengintegrasikan pendidikan adaptif, pelatihan standar tinggi, hingga hunian atlet agar proses train-learn-live-recover berjalan utuh,” ujar Rudy Susmanto.
Fasilitas raksasa ini nantinya akan diprioritaskan untuk 21 cabang olahraga unggulan. Saat ini, proses pembangunan telah memasuki tahap pemilihan arsitek terbaik untuk memastikan kawasan tersebut memiliki standar internasional dan fungsi manajemen yang mumpuni.
Magnet Ekonomi Baru di Kabupaten Bogor
Selain fokus pada prestasi atlet, Rudy menegaskan bahwa proyek ini akan membawa dampak ekonomi (multiplier effect) yang signifikan bagi masyarakat lokal. Rancabungur diproyeksikan akan bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Pembangunan ini akan membuka lapangan pekerjaan baru dan menggerakkan sektor pendukung seperti pariwisata, perhotelan, perdagangan, hingga UMKM di wilayah sekitar,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Bogor berharap keberadaan Sport Center ini mampu menarik berbagai event olahraga skala internasional, sehingga pembangunan di Bogor dapat dirasakan secara merata dan tidak hanya berpusat di area perkotaan saja.***











