Peristiwa

Warga Padalarang Bandung Barat Heboh, Pria 30 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

×

Warga Padalarang Bandung Barat Heboh, Pria 30 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

Sebarkan artikel ini
Warga Padalarang Bandung Barat Heboh, Pria 30 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa
Jenazah tengah dievakuasi

PenaKu.ID – Warga Kampung Sudimampir, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), digegerkan oleh penemuan seorang pria berinisial R (30) dalam kondisi meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan, Minggu (30/8/2026).

Jasad R ditemukan di rumah kontrakan yang berada di Kampung Sudimampir, RT 03/RW 01, Desa Padalarang, sekitar pukul 14.00 WIB.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Padalarang, Ivan, yang didampingi Ketua RW 01, mengatakan korban diduga sedang mengalami sakit sebelum ditemukan meninggal dunia.

Korban Tinggal di Rumah Kontrakan di Padalarang Hampir 5 Tahun

Ivan menjelaskan, R bukan warga asli Kampung Sudimampir. Korban diketahui menempati rumah kontrakan tersebut bersama seorang temannya yang merupakan warga setempat.

Menurut informasi yang diperoleh warga, R disebut telah tinggal di rumah tersebut selama hampir lima tahun. Korban juga diketahui berasal dari Sumedang dan memiliki saudara yang tinggal di sekitar wilayah tersebut.

“Korban bukan warga sini. R menempati rumah temannya yang asli warga sini (Sudimampir), baru beberapa bulan di sini. Aslinya korban warga Sumedang kalau tidak salah, di sini ada saudaranya,” kata Ivan saat ditemui di lokasi.

Tetangga Curiga karena Korban Tak Kunjung Ke Luar

Penemuan jasad R bermula ketika seorang tetangga merasa curiga karena korban tidak kunjung terlihat ke luar rumah sejak pagi.

Tetangga tersebut sebelumnya hendak memberikan makanan kepada R yang diketahui sedang sakit. Namun, setelah pintu rumah diketuk, korban tidak memberikan respons.

“Awalnya ibu-ibu yang di samping rumahnya mau ngasih makan karena korban sakit sebelumnya. Pas diketuk pintu tak kunjung keluar juga, akhirnya memanggil warga lain untuk mengecek kondisi di dalam rumah kontrakan,” ujar Ivan.

Warga kemudian melakukan pengecekan dan menemukan R dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Korban Sempat Ke Luar Membeli Obat

Ivan mengatakan, warga terakhir kali melihat R pada Sabtu malam. Saat itu, korban sempat keluar rumah untuk membeli obat-obatan di warung yang berada di sekitar lokasi.

“Malam Minggu itu korban sempat keluar beli obat. Pas dapat kabar tadi korban meninggal dunia, kaget juga saya. Innalillahi,” jelasnya.

Polisi Lakukan Pemeriksaan di Lokasi

Setelah menemukan korban, warga melaporkan kejadian tersebut kepada pengurus RT dan RW setempat. Laporan itu kemudian dikoordinasikan dengan pihak kepolisian.

Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) Polres Cimahi bersama jajaran Polsek Padalarang juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Tim INAFIS Polres Cimahi sudah di lokasi,” kata Irpan.

Berdasarkan pemeriksaan awal kepolisian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga bersama pengurus RT setempat kemudian sepakat untuk tidak dilakukan autopsi. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan.

Jenazah Dimakamkan di TPU Sodong

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah R menjalani pemulasaraan sebelum dimakamkan.

Korban selanjutnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sodong, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Hingga saat ini, kematian R diduga berkaitan dengan kondisi sakit yang sebelumnya dialaminya. Meski demikian, kepolisian tetap melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab kematian korban.**