PenaRagam
Trending

Warga Manfaatkan Tradisi untuk Mengambil Ikan, Ambil Sabanyak-banyaknya ya!

PenaKu.ID – Kesempatan tak datang dua kali, mungkin itulah yang terbesit bagi warga di  Desa Seuneubok, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Aceh yang memanfaatkan tradisi mengambil ikan sepuas-puasnya dalam waduk yang sudah dikeringkan.

Waduk Seuneubok tesebut dikeringkan untuk mengaliri saluran irigasi bagi warga sekitar yang tengah mengalami kekeringan bagi lahan pertanian merreka yang disebabkan oleh musim kemarau di desa itu.

Warga pada saat ngubek ikan di waduk tersebut berjibaku untuk mendapatkan ikan dengan hasil sebanyak-banyaknya, dengan tangkapan ada yang mencapai ikan seberat setengah kilo gram.

Salah warga, Syarwan (37) mengatakan waduk tersebut memang sudah lama dibendung untuk dijadikan  tempat penampung air hujan yang dipergunakan untuk irigasi pertanian warga.

“Cuma sehari saja, untuk hari ini dibuka mulai pukul 14.00 WIB hingga sore menjelang Magrib,” kata Syarwan.

Syarwan menyebutkan bahwa dalam sesi penangkapan ikan di waduk Seuneubok tersebut tidak hanya dilakukan oleh warga Desa Seuneubok saja.

“Panen ikan yang sudah menjadi tradisi tahunan ini bisa mencapai satu ton lebih setiap panennya.

Alhamdulillah hari ini saya bisa panen ikan kurang lebih lima kilogram,” ujar Syarwan.

Syarwan mengatakan tradisi ini menjadi berkah bagi warga sekitar waduk di musim kemarau, di samping juga menjadi hiburan tersendiri bagi warga.

Hasil panennya rata-rata untuk konsumsi sendiri dan ada juga yang dijual karena banyaknya hasil tangkapan warga.

“Ini sudah menjadi hiburan tahunan bagi warga sekitar waduk Seuneubok. Kalau dapat ikan kan pasti senang,” lanjut Syarwan.

Tradisi tangkap ikan ini selain diikuti oleh orang dewasa juga diikuti anak-anak, karena kedalaman waduk setelah dikeringkan hanya sekitar satu meter saja.

“Mereka biasanya membawa peralatan tangkap ikan seadanya, seperti jala, jaring yang dibingkai bambu dan jaring sampah. Bahkan ada yang memakai ember,” sebutnya.

Kemudian sebagian anak-anak juga tidak hanya mencari ikan, tetapi juga asik bermain air bercampur lumpur dengan keriangan bersama dalam sebuah tradisi.

**Redaksi

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button