PenaKu.ID – Kepala Desa Ramasari, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Iyus Darusalam, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan sang Kades Ramasari tersebut diambil tak lama setelah ratusan warga menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Desa Ramasari, Senin (5/1/2026).
Aksi massa tersebut dipicu oleh dugaan penyalahgunaan sejumlah dana bantuan pemerintah serta ketidakhadiran Kades Ramasari dalam menjalankan tugas selama kurang lebih empat bulan terakhir.
Surat pengunduran diri Iyus Darusalam tertanggal 7 Januari 2026 dan ditujukan kepada Bupati Cianjur melalui Camat Haurwangi. Informasi tersebut dibenarkan oleh Camat Haurwangi, Yadi Supriadi.
“Memang benar, Iyus Darusalam telah mengirimkan surat pengunduran diri dari jabatan Kepala Desa Ramasari per 7 Januari 2026,” ujar Yadi saat dikonfirmasi.
Yadi menjelaskan, pihak kecamatan kini tengah menunggu surat permohonan resmi dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ramasari terkait pengajuan Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa. Langkah itu diperlukan agar roda pemerintahan desa dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
“Kami sedang menunggu pengajuan dari BPD untuk penunjukan Pjs Kepala Desa Ramasari, supaya pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti,” katanya.
Meski kepala desa telah mengundurkan diri, Yadi menegaskan bahwa proses audit terhadap Pemerintah Desa Ramasari tetap akan dilaksanakan. Audit tersebut akan dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Cianjur dan telah masuk dalam agenda pengawasan.
“Pelaksanaan audit tetap akan dilakukan secepatnya. Itu sudah menjadi agenda Inspektorat Kabupaten Cianjur,” tambahnya.
Warga Menanti Pjs Kades Ramasari
Sementara itu, Ketua BPD Ramasari, Sahidin, juga membenarkan adanya surat pengunduran diri tersebut. Menurutnya, BPD saat ini tengah menggelar musyawarah khusus untuk membahas kekosongan jabatan kepala desa.
“Benar, Iyus Darusalam telah menyampaikan surat pengunduran diri pada Rabu, 7 Januari 2026. Kami sekarang sedang menyusun surat permohonan untuk penunjukan Pjs Kepala Desa Ramasari,” ujarnya.
Di sisi lain, seorang tokoh masyarakat Ramasari yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pengunduran diri Iyus Darusalam diharapkan menjadi awal pembenahan tata kelola pemerintahan desa. Ia juga menuturkan bahwa Iyus Darusalam menyatakan siap membuka secara transparan seluruh penggunaan dana bantuan pemerintah setelah audit dilakukan.
“Sejak menjabat, seluruh alokasi dan penerapan dana bantuan pemerintah akan dibuka secara transparan, siapa pun pelaksananya. Semua akan dijelaskan,” kata tokoh masyarakat tersebut menirukan pernyataan Iyus Darusalam.
Hingga kini, masyarakat Desa Ramasari masih menunggu hasil audit serta penunjukan Pjs Kades Ramasari guna memastikan stabilitas pemerintahan dan pelayanan publik di desa tersebut.**











