PenaKu.ID – Suasana duka menyelimuti kota Haifa setelah empat kantong jenazah dibawa keluar dari reruntuhan gedung akibat serangan rudal Iran kemarin.
Tim penyelamat menghadapi tantangan berat karena bom dilaporkan tidak meledak saat benturan awal, sehingga masih aktif saat proses evakuasi. Kondisi ini membuat pencarian korban menjadi sangat berisiko dan menegangkan.
Proses Evakuasi yang Menegangkan dan Rumit Saat Hantaman Rudal Iran
Unit pencari harus melakukan tindakan ekstrem dengan menggali terowongan menembus beton gedung tetangga demi mencapai empat warga yang terjebak di dalam reruntuhan.
Mor Barel, salah satu warga setempat, menggambarkan situasi ini seperti bermain “Russian Roulette” setiap hari, meskipun Israel memiliki sistem pertahanan udara berlapis yang sangat canggih.
Dampak Psikologis dan Ketegangan Regional Oleh Rudal Iran
Serangan tunggal pada satu gedung ini telah cukup untuk mengguncang rasa aman masyarakat. Setelah lima minggu konflik, dukungan publik terhadap perang mulai menunjukkan penurunan.
Iran tampaknya menargetkan stabilitas psikologis warga Israel, membuktikan bahwa satu rudal yang lolos dapat menghancurkan persepsi keamanan yang telah dibangun selama bertahun-tahun.**











