PenaKu.ID – Kita sering diajarkan untuk pantang menyerah. Namun, ada garis tipis antara kegigihan dan kebodohan.
Mengorbankan waktu, energi, dan perasaan untuk sesuatu yang tidak memberikan timbal balik positif hanya akan membuat Anda terkuras secara emosional.
Mengetahui kapan harus berhenti adalah bentuk kecerdasan tertinggi.
Mengenali Tanda Pengorbanan yang Sia-sia yang Buruk
Investasi bukan hanya soal uang, tapi juga emosi. Jika Anda terus memberi namun yang didapat hanyalah rasa lelah, itu pertanda pengorbanan Anda mulai sia-sia.
Evaluasi kembali apakah tujuan tersebut masih relevan dengan kebahagiaan Anda atau hanya sekadar ego untuk tidak mau kalah oleh keadaan.
Keberanian untuk Melepaskan Pengorbanan yang Sia-sia
Melepaskan tidak berarti gagal. Terkadang, melepaskan adalah cara terbaik untuk membuka pintu baru yang lebih layak.
Jangan biarkan masa lalu menyandera masa depan Anda hanya karena Anda merasa sudah “terlanjur” berkorban banyak.**
