Internasional

Sistem Darurat Diputus! Pejabat Israel Utara Terjebak Hujan Roket

Sistem Darurat Diputus! Pejabat Israel Utara Terjebak Hujan Roket
Sistem Darurat Diputus! Pejabat Israel Utara Terjebak Hujan Roket/(instagram)

PenaKu.ID – Keputusan drastis diambil oleh otoritas pertahanan Israel di tengah memanasnya front utara.

Akses terhadap sistem manajemen darurat sipil bagi pejabat lokal resmi dicabut, meninggalkan para pemimpin daerah tanpa instrumen perlindungan memadai.

Gelombang Protes Usai Hujan Roket

Kebijakan ini memicu gelombang protes dari warga yang merasa menjadi sasaran empuk gempuran proyektil lintas batas.

Berdasarkan laporan Anadolu Agency pada Jumat (8/5/2026), militer Israel memblokir sistem ‘Shual’—alat deteksi dini jatuhnya roket—karena kekhawatiran kebocoran data.

Pihak intelijen mencurigai adanya entitas yang terafiliasi dengan Iran yang mencoba meretas sistem tersebut untuk meningkatkan akurasi serangan. Namun, bagi pejabat di perbatasan, alasan ini justru membuat tim evakuasi bekerja dalam kondisi “buta” saat roket menghantam pemukiman.

Ironi Gencatan Senjata yang Berakhir Hujan Roket

Situasi ini sangat kontras dengan klaim perpanjangan gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah yang seharusnya berlaku hingga 17 Mei. Nyatanya, data resmi menunjukkan serangan di teritori Lebanon telah menewaskan 2.715 jiwa sejak Maret lalu.

Dengan lebih dari 1,6 juta pengungsi dan penetrasi militer sejauh 10 kilometer ke Lebanon Selatan, krisis kemanusiaan di kawasan ini tampak jauh dari kata usai meski kesepakatan diplomatik telah diumumkan.**

Exit mobile version