PenaRagam
Trending

Segini Flyover Padalarang Habiskan Dana

PenaKu.ID – Proyek pembangunan jalan layang atau Flyover Simpang Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi telah rampung.

Diketahui, proyek pembangunan Flyover Padalarang – Kota Baru Parahyangan itu dimulai dan diresmikan oleh Bupati Bandung Barat non aktif Aa Umbara Sutisna pada, 3 Maret 2021.

Dengan panjang sekitar 340 meter dari kawasan Gerbang Tol Timur Padalarang hingga kawasan Kota Baru Parahyangan, pembangunan jalan layang tersebut menggunakan dana CSR sebesar Rp 60 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, rampungnya proyek pembangunan Flyover Simpang Padalarang itu bukan hanya menjadi solusi kemacetan di kawasan Padalarang.

Namun juga, menurut Hengky, hal itu menjadi suatu kebanggan bagi seluruh warga lantaran jadi flyover atau jalan layang pertama di Kabupaten Bandung Barat.

“Semoga ini menjadi jalan kebaikan dan keberkahan bagi kita semua,” katanya, usai peresmian, Jumat (26/11/2021).

Hengky menilai, keberadaan Flyover Simpang Padalarang ini akan membawa efek domino masyarakat luar yang datang ke Bandung Barat lantaran memiliki lokasi staregis.

“Adanya flyover ini diharapkan masyarakat luar bisa datang ke KBB, bisa stand money, berwisata dan liburan di sini. Karena sudah tidak macet lagi dan lokasinya sangat strategis,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan banyaknya pengunjung yang datang ke Bandung Barat. Tentunya, akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Jadi keberadaan flyover ini tidak hanya untuk masyarakat luar. Namun juga bagi seluruh masyarakat KBB,” tambahnya.

Disinggung soal kemacetan yang sering terjadi di Kawasan Jalan Tagog atau di depan Gedung DPRD KBB, Hengky menjelaskan bahwa kemarin dari pusat telah melakukan pelebaran jalan.

“Jadi trotoarnya pun saat ini sudah diperlebar,” jelasnya.

Usai rampungnya Flyover Simpang Padalarang, Hengky menerangkan bahwa pihaknya saat ini berencana untuk membuat akses lingkar selatan yang menghubungkan Jalan Raya Cipatat dan Kota Baru Parahyangan.

“Jadi tidak lewat ke sini lagi, bisa lewat Kota Baru dan bisa lewat Cipatat,” terangnya.

Selain itu, Hengky pun telah meminta pihak GM PT Bela Putra Intiland untuk membuka akses dari Flyover Simpang Padalarang turun langsung ke arah kiri melewati Batujajar. Sehingga, bisa tembus ke jalan kawasan industri.

“Jadi mobil besar tidak lewat cimareme, tentu ikhtiar ini terus kita lakukan,” pungkasnya.

**

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button