PenaKu.ID – Warga Kampung Nanggewer, Desa Sukamulya, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dibuat resah akibat maraknya aksi pencurian unggas yang diduga dilakukan secara terorganisir. Dalam satu malam, puluhan ayam, bebek, hingga soang milik warga di Kabupaten Cianjur dilaporkan hilang digondol pencuri.
Peristiwa di Cianjur tersebut terjadi pada Minggu (7/6/26) malam. Aksi pelaku bahkan sempat terekam kamera pengawas (CCTV) milik salah seorang warga. Rekaman tersebut kini menjadi salah satu petunjuk yang diharapkan dapat membantu aparat kepolisian di Cianjur mengungkap pelaku.
Salah seorang korban, Ukasah (65), mengaku kehilangan belasan ekor ayam dan bebek dalam kejadian tersebut. Menurutnya, kasus serupa bukan kali pertama terjadi di lingkungan tempat tinggalnya.
“Belasan ekor ayam dan bebek milik saya hilang dalam satu malam. Beberapa bulan lalu saya juga pernah kehilangan dengan jumlah yang hampir sama. Kejadian seperti ini sudah sering terjadi,” ujar Ukasah, Senin (8/6/26).
Ia menduga pencurian dilakukan oleh komplotan atau sindikat karena dalam waktu hampir bersamaan sejumlah kandang milik warga turut menjadi sasaran. Akibat kejadian itu, dirinya mengalami kerugian sekitar Rp3 juta.
Menurut Ukasah, unggas yang dipelihara warga bukan sekadar ternak, melainkan tabungan keluarga yang sewaktu-waktu dapat dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti membeli pupuk maupun kebutuhan rumah tangga lainnya.
“Bagi kami, ayam dan bebek ini merupakan tabungan. Saat membutuhkan biaya untuk membeli pupuk atau kebutuhan rumah tangga, biasanya unggas tersebut dijual,” katanya.
Warga Harap Aparat di Cianjur Tangkap Pelaku
Ia mengaku kecewa karena aksi pencurian terus berulang, sementara hingga kini belum ada pelaku yang berhasil ditangkap. Bahkan, dalam kejadian terakhir, hampir seluruh warga yang memelihara unggas mengalami kehilangan.
“Dalam satu malam hampir satu kampung kehilangan ayam dan bebek. Ini bukan pencurian biasa, tetapi sudah seperti sindikat. Warga sangat resah dan berharap pelakunya segera ditangkap,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Sukamulya, Andrian, membenarkan adanya peristiwa pencurian unggas yang terjadi pada Minggu (7/6/26) malam di Kampung Nanggewer. Menurutnya, pencurian menyasar unggas milik warga, seperti ayam, bebek, dan soang.
Setelah menerima laporan dari masyarakat, pemerintah desa bersama aparat setempat langsung mendatangi lokasi kejadian. Sejumlah warga yang didampingi aparat desa kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polsek Karangtengah.
“Perkara ini saat ini sedang ditangani oleh Polsek Karangtengah. Kami berharap rekaman CCTV yang ada dapat membantu mempermudah proses penyelidikan dan mengungkap komplotan pelaku,” kata Andrian.
Warga berharap kepolisian segera mengungkap pelaku pencurian serta meningkatkan patroli keamanan di lingkungan permukiman Desa Sukamulya guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.**










