PenaPeristiwa

Sadis Man, Pria Ini Nekat Habisi Nyawa Kekasih karena Cemburu

PenaKu.ID – Seorang Pria di Kabupaten Garut tega menghabisi nyawa sang kekasih hanya karena rasa kesal dan cemburu terhadap kekasihnya itu, yang awalnya diketahui sedang chating di media sosial yang dikira sudah berselingkuh terhadap dirinya.

Dalam Konferensi Pers yang digelar pihak Kepolisian Polres garut pada Senin (8/2/21), Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, S.I.K., M.Si., menyebut pelaku sebagai pacar korban cemburu melihat korban chatting dengan laki-laki lain.

“Mengira selingkuh sehingga pelaku marah kemudian melakukan panganiayaan dengan mencekik leher korban, setelah korban tidak berdaya lalu korban di banting dan kemaluanya ditusuk menggunakan sebilah bambu sampai tembus ke anus,” ujar Pol. Erdi dalam keterangan pers, Senin (8/2).

Pada saat itu, korban ditemukan tanpa identitas, diketahui sekitar jam 08.00 wib, di lokasi anak Sungai Cimalaka, Kp. Muncang lega, Rt.02, Rw.07, Desa Tegal Panjang, Kec. Sucinaraja, Kab. Garut Jawa Barat pada Jumat (05/2/21).

Setelah dilakukan evakuasi, identitas korban berhasil diungkap. Ia bernama Wina Tania, 21 Tahun, Swasta, Alamat Kp.Ciloa Tengah, Rt.02, Rw.07, Desa Sindang Ratu, Kec. Sucinaraja, Kab. Garut (MD).

“Tersangka berinisial DH als JA bin Endang, Garut 21 tahun, buruh, Alamat Kp. Haurseah Desa Cipicung Kec. Banyuresmi Kab. Garut.”

“Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu sebilah bambu panjang 60 cm, 2 (dua) unit Hp merk Oppo warna hitam milik pelaku, 1 (satu) potong kemeja lengan panjang warna hitam, 1 (satu) potong celana jeans warna biru, 1 (satu) potong kemeja warna kuning motif gambar kucing, 1 (buah) BH dan CD warna merah muda motif bungan warna hijau, 1 (satu) buah sendal jepit karet warna hitam bagian kanan, dan 1 ( satu ) buah tas warna hitam,” ungkap Kabid humas Polda jabar.

Pelaku dijerat Pasal  338 KUHP atau Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjaran maksimal 15 tahun penjara.

**Redaksi

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button