PenaKu.ID – Jajaran kepolisian dari Polres Purwakarta Jawa Barat bergerak cepat menangani insiden jalan licin akibat tumpahan tanah di Jalan Raya Lanca Darah, Kecamatan Wanayasa, Jumat (1/5/2026) petang. Kejadian tersebut sempat menyebabkan sejumlah pengendara terjatuh.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.40 WIB ketika material tanah yang terbawa kendaraan jatuh dan mengotori badan jalan. Kondisi jalan licin memicu kecelakaan bagi pengguna jalan yang melintas di lokasi.
Laporan masyarakat diterima oleh petugas piket Polsek Wanayasa sekitar pukul 19.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal.
Setibanya di lokasi, petugas gabungan yang terdiri dari unit patroli, SPKT, dan Kanit Provost segera melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) serta olah TKP. Mereka juga berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk membersihkan material tanah yang membuat jalan licin dan menutup badan jalan.
Langkah tersebut dilakukan guna mencegah kecelakaan lanjutan sekaligus memastikan arus lalu lintas kembali aman dan lancar. Selain itu, petugas turut memberikan pertolongan kepada korban yang terjatuh dan membawanya ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Jalan Licin Membahayakan Pengendara
Salah seorang saksi mata, Jaenudin (35), warga Kampung Taringgul Tengah, Kecamatan Wanayasa, mengatakan kondisi jalan saat itu sangat licin dan membahayakan pengendara.
Kapolres Purwakarta I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas Enjang Sukandi menegaskan bahwa kehadiran kepolisian merupakan bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
“Polri hadir untuk masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan kami tindak lanjuti dengan cepat dan tepat. Dalam kejadian ini, kami bergerak bersama instansi terkait untuk memastikan situasi kembali aman serta memberikan pertolongan kepada korban,” ujar Enjang.
Ia juga mengimbau pengemudi, khususnya kendaraan pengangkut material, agar memastikan muatan tertutup rapat sehingga tidak tercecer ke jalan dan membahayakan pengguna jalan lain.
Berkat penanganan cepat serta koordinasi lintas instansi, situasi di lokasi berhasil dikendalikan. Arus lalu lintas kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman.**











