PenaKu.ID – Pekan Olahraga Integrasi Siswa dan Masyarakat (Porismas) 2026 resmi berakhir. Ajang olahraga bergengsi yang diinisiasi oleh siswa Sekolah Pembentukan Perwira (SIP) Angkatan ke-55 Resimen Desaka Dhira Pradhipa (DDP) ini ditutup dengan khidmat di Lapangan Soetadi Ronodiporo, Setukpa Lemdiklat Polri, Kota Sukabumi, Jumat (1/5/2026).
Selama tiga hari penyelenggaraan (29 April – 1 Mei), atmosfer kompetisi menyelimuti Setukpa melalui berbagai cabang olahraga, mulai dari bola voli, bulu tangkis, hingga Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) yang diikuti dengan antusias oleh pelajar dan masyarakat umum.
Wadah Prestasi, Benteng dari Kenakalan Remaja
Kasetukpa Lemdiklat Polri, Brigjen Pol. Dirin, memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya acara ini. Beliau menegaskan bahwa Porismas bukan sekadar kompetisi rutin, melainkan kontribusi nyata Polri dalam memajukan dunia olahraga di wilayah Sukabumi.
“Kita ingin ajang ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk meraih prestasi. Pesan saya kepada pemuda, jauhi geng motor dan narkoba. Lebih baik fokus membina kemampuan olahraga agar memiliki prestasi yang membanggakan,” ujar Brigjen Pol. Dirin di hadapan awak media usai upacara penutupan.
Jenderal Polisi bintang satu tersebut juga memberikan catatan penting bagi pemerintah daerah. Ia berharap ada langkah konkret untuk membina atlet potensial yang muncul dari ajang ini. Salah satu contoh nyata adalah ditemukannya juara bulu tangkis yang kini telah menembus level Sirkuit Nasional (Sirnas).
“Kami sudah berupaya menjaring bibit-bibit unggul ini. Harapannya, pemerintah daerah bisa menyambutnya dengan program pendukung seperti beasiswa, agar semangat mereka terus terjaga hingga ke level nasional,” tambahnya.
Menghidupkan Kembali Tradisi Positif
Di sisi lain, kesuksesan acara ini tidak terlepas dari kerja keras panitia penyelenggara. Komandan Resimen (Danmen) SIP Angkatan 55 Desaka Dhira Pradhipa, Berlin Sinaga S.H., M.H., mengungkapkan bahwa persiapan telah dilakukan secara maraton sejak akhir Februari.
Meski para siswa memiliki jadwal pendidikan yang padat mulai dari kurikulum akademik hingga pembinaan fisik mereka mampu membuktikan profesionalisme dalam mengelola acara besar.
“Ini adalah tradisi positif yang kami hidupkan kembali. Meski bagi kami ini pengalaman perdana dalam kepanitiaan, kami berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik,” jelas Berlin.
Harapan untuk Kolaborasi Berkelanjutan
Sebagai bentuk apresiasi atas sportivitas peserta, panitia memberikan penghargaan berupa medali, piagam, serta uang pembinaan bagi para pemenang di setiap cabang olahraga.
Menutup pernyataannya, Berlin berharap kolaborasi antara lembaga pendidikan kepolisian dan pemerintah daerah dapat semakin erat di masa depan.
“Harapannya, pemerintah daerah bisa lebih bersinergi dalam kegiatan serupa. Sebab pada akhirnya, Porismas bertujuan untuk satu hal: mengharumkan nama baik Sukabumi di kancah olahraga nasional,” pungkasnya.
***
