PenaKu.ID – Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bogor, Abdul Aziz Anwar, memberikan keterangan terkait hasil pertemuan strategis dengan Bupati Bogor dan Sekretaris Daerah (Sekda) di Kompleks Pemkab Bogor.
Abdul Aziz Anwar yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Cimanggis, Kecamatan Bojonggede, menyampaikan ada dua poin utama yang menjadi fokus pembahasan, yakni pembangunan infrastruktur desa melalui program Karsa Desa (Kopdes) dan penanganan sampah yang lebih mandiri di tingkat desa.
Bupati Bogor Tekankan Sampah Tidak Boleh Keluar dari Desa
Aziz menekankan bahwa Bupati Bogor Rudy Susmanto menaruh perhatian serius pada isu lingkungan. Pemerintah Kabupaten Bogor meminta agar pengelolaan sampah dioptimalkan di tingkat desa agar tidak seluruhnya dibuang ke tempat pembuangan akhir.
“Tadi kami membahas terkait penanganan sampah. Bapak Bupati meminta agar sampah jangan sampai keluar dari desa, artinya diutamakan selesai di ruang lingkup desa dulu,” ujar Aziz kepada awak media.
Ia menambahkan, hal ini memerlukan persiapan yang matang, terutama terkait ketersediaan lahan dan alokasi anggaran untuk membangun fasilitas pengelolaan sampah di masing-masing desa.
Progres Pencairan Bantuan Keuangan (Bankeu) Desa
Selain masalah sampah, pertemuan tersebut juga membahas nasib Bantuan Keuangan (Bankeu) Desa yang dinantikan oleh para Kepala Desa. Aziz memastikan bahwa landasan hukum berupa Peraturan Bupati (Perbup) sudah siap.
“Terkait Bankeu, Perbup-nya sudah matang. Sekarang tinggal sinkronisasi Petunjuk Pelaksana (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis)-nya saja agar sesuai dengan kebutuhan masing-masing desa, baik itu untuk pembangunan kantor desa, irigasi, maupun jalan,” jelasnya.
Aziz menyampaikan kabar baik bahwa Bupati Bogor telah memberikan sinyal positif terkait percepatan pencairan dana tersebut.
“Bapak Bupati berkomitmen agar minggu depan anggaran segera dicairkan. Oleh karena itu, hari ini APDESI duduk bersama untuk memastikan semua regulasi dan besaran nilainya tepat, sehingga begitu dana turun, pembangunan di desa bisa langsung berjalan,” pungkas Aziz.
Pertemuan ini diharapkan menjadi angin segar bagi percepatan pembangunan infrastruktur dan perbaikan tata kelola lingkungan di wilayah Kabupaten Bogor melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten dan para Kepala Desa.***
