PenaKu. ID – Kemeriahan pawai obor dalam rangka menyambut pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharam di Purwakarta, Senin (15/6/2026) malam kemarin mendadak berubah menjadi kepanikan setelah seorang peserta pawai mengalami luka bakar serius saat melakukan atraksi sembur api. Peristiwa tersebut terjadi di tengah berlangsungnya arak-arakan pawai yang diikuti masyarakat untuk memeriahkan datangnya Tahun Baru Islam.
Berdasarkan informasi yang beredar, korban saat itu melakukan aksi menyemburkan api dari mulutnya di hadapan peserta lainnya. Namun nahas, api yang seharusnya keluar ke arah depan justru tidak terkendali dan tiba-tiba menyambar bagian wajah hingga menjalar ke tubuh korban.
Suasana yang semula dipenuhi lantunan takbir dan kemeriahan pawai berubah menjadi kepanikan. Sejumlah peserta pawai yang berada di lokasi langsung berjibaku memberikan pertolongan dan berusaha memadamkan kobaran api yang membakar tubuh korban.
Warga dan peserta lainnya tampak sigap menolong korban dengan berbagai cara untuk mencegah api semakin membesar. Setelah api berhasil dipadamkan, korban yang mengalami luka bakar serius segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bayu Asih Purwakarta guna mendapatkan perawatan intensif akibat luka bakar yang dideritanya.
Insiden tersebut menjadi perhatian masyarakat dan mengingatkan pentingnya aspek keselamatan dalam setiap kegiatan keramaian, terutama saat melibatkan atraksi yang berpotensi membahayakan keselamatan peserta maupun warga sekitar. Sementara itu, video dan informasi terkait kejadian tersebut ramai beredar di media sosial.
Sampai berita ini dibuat, nama korban yang terkabar belum diperoleh. Begitu pun pihak panitia pelaksana pawai obor pergantian tahun baru Islam belum bisa dikonfirmasi. ***





