Religi

Napas Perjuangan: Strategi Dakwah Rasulullah di Masa Sulit

Napas Perjuangan: Strategi Dakwah Rasulullah di Masa Sulit
Napas Perjuangan: Strategi Dakwah Rasulullah di Masa Sulit/(pixabay)

PenaKu.ID – Perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW bukanlah jalan yang bertabur bunga, melainkan penuh dengan duri dan rintangan hebat.

Di awal masa kenabian, beliau menghadapi penolakan keras dari kaum Quraisy yang merasa terancam secara ekonomi dan sosial.

Namun, dengan kesabaran yang luar biasa, dakwah tetap berjalan secara sembunyi-sembunyi untuk membangun fondasi iman yang kuat pada para sahabat awal.

Strategi Dakwah Rasulullah di Makkah dan Madinah

Di Makkah, fokus utama dakwah adalah penanaman akidah dan ketauhidan. Setelah hijrah ke Madinah, strategi berubah menjadi pembentukan tatanan sosial dan politik yang berlandaskan Islam.

Rasulullah membangun Masjid Nabawi sebagai pusat kegiatan dan mempersaudarakan kaum Muhajirin serta Ansar untuk memperkuat solidaritas umat.

Ketabahan dalam Dakwah Rasulullah

Salah satu fase terberat adalah ketika bani Hasyim diboikot secara ekonomi selama tiga tahun. Rasulullah dan pengikutnya mengalami kelaparan hebat, namun komitmen terhadap wahyu ilahi tidak pernah surut.

Ketabahan inilah yang akhirnya membuka jalan bagi kemenangan Islam yang gemilang di kemudian hari.**

Exit mobile version