PenaKu.ID – Pemerintah Kota Cimahi Jawa Barat memberangkatkan sebanyak 720 peserta dalam program mudik gratis untuk menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Program tahunan tersebut kembali digelar sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung kelancaran arus mudik yang aman, nyaman, dan tertib.
Sebanyak 720 peserta diberangkatkan menggunakan 15 unit bus yang melayani dua jalur perjalanan. Jalur utara menuju Semarang melalui Cirebon, sedangkan jalur selatan menuju Solo melalui Yogyakarta. Jumlah peserta tersebut menjadikan Kota Cimahi sebagai daerah dengan kuota mudik gratis terbesar di wilayah Bandung Raya.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, mengatakan program mudik gratis merupakan wujud kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat, terutama untuk meringankan biaya perjalanan saat Lebaran.
“Program ini bukan sekadar menyediakan sarana transportasi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian serta apresiasi pemerintah kepada masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kota Cimahi,” ujarnya.
Menurut Adhitia, Pemerintah Kota Cimahi terus meningkatkan kuota peserta setiap tahun agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Pada tahun sebelumnya, jumlah peserta mudik gratis sekitar 500 orang, sedangkan tahun ini meningkat menjadi 720 orang.
Ia menambahkan, pemerintah akan mengupayakan penambahan kuota pada pelaksanaan program tahun mendatang. Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang jauh melampaui kapasitas yang tersedia.
“Tahun depan kami akan berupaya menambah kuota. Antusiasme masyarakat sangat tinggi karena jumlah pendaftar jauh melebihi kuota yang tersedia,” katanya.
Berdasarkan data Pemerintah Kota Cimahi, jumlah pendaftar program mudik gratis tahun ini mencapai 1.756 orang. Tingginya angka tersebut menunjukkan bahwa program ini menjadi kebutuhan masyarakat, khususnya bagi mereka yang ingin pulang ke kampung halaman dengan transportasi yang aman dan terjangkau.
Tujuan Program Mudik Gratis
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, menjelaskan bahwa penyelenggaraan program mudik gratis bertujuan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor, yang memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi selama arus mudik.
Selain membantu menekan potensi kecelakaan, program tersebut juga diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran masyarakat sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas selama periode Lebaran.
“Melalui penyediaan angkutan gratis ini, pemerintah berupaya menekan potensi kecelakaan dan memberikan alternatif transportasi yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Adhitia juga mengimbau seluruh peserta agar menjaga kesehatan, mengutamakan keselamatan, serta mematuhi arahan petugas selama perjalanan. Ia berharap seluruh peserta dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan kembali ke Kota Cimahi dalam keadaan sehat.
“Jaga kesehatan selama perjalanan, patuhi aturan, dan tetap tertib. Kami ingin seluruh peserta dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan kembali ke Cimahi dalam kondisi sehat,” pesannya.
Ia menambahkan, program mudik gratis juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mengantisipasi tingginya mobilitas masyarakat selama masa Lebaran. Melalui penyediaan transportasi yang terorganisasi, pemerintah berharap potensi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan.
Program mudik gratis tersebut diharapkan tidak hanya menjadi solusi transportasi bagi masyarakat, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.**
