PenaRagam

Momentum Peringatan Hari Migran Internasional 2020 Garda BMI Jawa Barat

PenaKu.ID -Momentum Peringatan Hari Migran Internasional 2020 Garda BMI Jawa Barat dimana banyaknya terjadi pelanggaran HAM terhadap para Pekerja Migran, PBB melalui Organisasi Buruh Internasional melahirkan Konvensi ILO 1990, walaupun Indonesia sudah meratifikasi Konvensi ILO 1990, namun pelanggaran-pelanggaran HAM terhadap PMI (Pekerja Migran Indonesia) masih sering terjadi sehingga GARDA BMI ingin memanfaatkan momentum melakukan sesuatu yang dianggap penting dalam mengatasi permasalahan ini, dengan melaksanakan Rakerwil (Rapat Kerja Wilayah) Jawa Barat dengan tema : “Menuju Terwujudnya Program Peduli Umat Melayani Rakyat”.

Acara Rakerwil sendiri dihadiri utusan 17 DPC (Dewan Perwakilan Daerah) GARDA BMI Se-Jawa Barat seperti:

  1. Bandung Barat
  2. Bandung
  3. Cianjur
  4. Sukabumi
  5. Bogor
  6. Karawang
  7. Subang
  8. Purwakarta
  9. Karawang
  10. Cirebon
  11. Indramayu
  12. Kuningan
  13. Majalengka
  14. Sumedang
  15. Garut
  16. Tasikmalaya
  17. Ciamis

Dari hasil Rakerwil Jawa Barat yang di laksanakan di Wisma Sinar Kasih Pacet Cianjur 18-19 Desember 2020 semua peserta sepakat untuk memperkuat basis struktural hingga tingkat RW bahkan tingkat RT, dalam mengaplikasikan 4 pilar program kerja yang telah dicanangkan GARDA BMI Jawa Barat diantaranya yaitu:
Pertama Advokasi, bagian dari Ruh nya Organisasi sesuai harapan dari para pendiri yaitu dengan mendirikan Lembaga Bantuan Hukum resmi sendiri karena sampai saat ini berbagai permasalahan terhadap PMI masih sering terjadi.

Baca juga:

Kedua Edukasi, Dengan memberikan pemahaman kepada Masyarakat bagaimana cara berangkat ke Luar Negeri secara aman dan lain sebagainya.

Ketiga Informasi Kerja, Bekerjasama dengan Pemerintah maupun Instansi terkait untuk memberikan Informasi dan Peluang kerja ke Luar Negeri.
Dengan program ini diharapkan GARDA BMI menjadi Terminal para CPMI (Calon Pekerja Migran Indonesia) ke berbagai Negara Penempatan.

Keempat Literasi, BLK (Balai Latihan Kerja) dan Kampus Migran bagian penting dalam memberikan perlindungan dini dengan BLK GARDA BMI untuk memberikan pelatihan dan pemahaman mulai dari kursus Bahasa Negara tujuan, Budaya Negara Penempatan hingga menanamkan jiwa pekerja yang mempunyai tanggung jawab, baik tanggunggjawab pada keluarga maupun tanggungjawab pada negara, bahkan GARDA BMI dapat menjadi solusi buat adik-adik yang baru keluar sekolah kelas 12 yang masih bingung antara bekerja dan kuliah maka kami bisa memfasilitasi dengan bekerja ke Luar Negeri tapi bisa sambil Kuliah diharapkan ketika pulang PMI tersebut sudah mendapat gelar Sarjana kami juga berharap PMI yang berangkat nanti benar-benar PMI yang Profesional, berkualitas dan berintegritas, bisa mengadvokasi diri, bisa membawa nama baik Bangsa dan mampu bersaing denga Pekerja dari negara-negara lain.

Dalam Rakerwil kemarin juga langsung dihadiri Staf Khusus Menteri Desa dan PDT Ahmad Iman, Ketua Umum DPP GARDA BMI Imam Subali dan Tokoh PKB Jawa Barat Asep Saepudin (Kang Acil).
Kepada Media Ali Nurdin Abdurahman mengatakan bahwa Program 4 pilar ini bagian dari partisipasi GARDA BMI untuk membantu Pemerintah dalam memberikan perlindungan dini karena dari program ini seluruhnya mempunyai kikisan penting dengan prinsip lebih baik menjaga daripada mengobati (Preventif) karena kalau ada pemberangkatan yang tidak baik ditambah unprosedural maka hasilnya pasti akan menjadi tidak baik pula (bermasalah).
Rakerwil ini juga sebagai singkronisasi Program antara pengurus Wilayah dan daerah sehingga keberadaan GARDA BMI sampai ke daerah terpencil dapat meminimalisir masalah bahkan mampu memutus mata rantai para sponsor nakal, terpenting keberadaan kami dengan Tema Mewujudkan Program Peduli Umat Melayani Rakyat benar-benar dirasakan manfaatnya Ujar Ali mengakhiri.

(Depe)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button