Ragam

Momen Deddy Corbuzier Roasting Bupati Bogor Dalam Bincang Santai; Jujur, Saya Sangat Salut

Momen Deddy Corbuzier Roasting Bupati Bogor Dalam Bincang Santai; Jujur, Saya Sangat Salut
Deddy Corbuzier Roasting Bupati Bogor di Bincang Santai Bertajuk "Komunikasi Publik yang Tangguh: Menjaga Kepercayaan Masyarakat di Tengah Arus Misinformasi". (Foto:Riyan/PenaKu.ID).

PenaKu.ID – Ada momen unik yang mencuri perhatian dalam acara Bincang Santai bersama Deddy Corbuzier bertajuk “Komunikasi Publik yang Tangguh: Menjaga Kepercayaan Masyarakat di Tengah Arus Misinformasi” di Gedung Sekertari Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Rabu (6/5/2026). 

Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Sosial dan Publik, Deddy Corbuzier, mengaku sangat terkesan dengan doa yang dipanjatkan di awal acara.

Dalam balutan busana hitam yang ikonik, Deddy naik ke podium dan langsung menyinggung isi doa yang disampaikan oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Ia menyebut bahwa narasi doa tersebut merupakan refleksi nyata dari ancaman besar yang tengah dihadapi bangsa saat ini, yaitu badai informasi palsu atau hoaks.

Deddy Corbuzier Sebut Doa yang Tak Biasa Disampaikan oleh Bupati Bogor 

Deddy Corbuzier mengungkapkan bahwa seumur hidupnya menghadiri berbagai acara formal, baru kali ini ia mendengar sebuah doa yang secara spesifik memohon perlindungan dari bahaya misinformasi.

“Jujur, saya sangat salut. Seumur hidup saya belum pernah mendengar doa pembukaan yang isinya ‘bebaskan kami dari hoaks’. Dan itu sudah masuk ke dalam doa sekarang. Ini luar biasa,” ujar Deddy.

Menurut Deddy, ketika hoaks sudah menjadi materi dalam doa, itu artinya masalah tersebut bukan lagi sekadar gangguan teknis di media sosial, melainkan sudah menjadi ancaman serius bagi ketenangan batin dan keutuhan masyarakat.

Pesan untuk Komunikasi Publik

Di hadapan Bupati Rudy Susmanto, Wakil Bupati H.Ade Ruhandi (Jaro) berserta Danrem, serta Ketua DPRD Kabupaten Bogor dan SKPD lainnya. Deddy Corbuzier menekankan bahwa kejujuran pemimpin dalam berkomunikasi adalah kunci. 

Ia menilai keberanian Bupati Bogor untuk ‘curhat’ dan menyampaikan kekhawatiran masyarakat lewat doa adalah bentuk komunikasi publik yang sangat manusiawi dan tangguh.

“Masalah ini besar sekali. Kalau Bupati sudah sampai curhat (lewat doa), berarti ini adalah masalah yang benar-benar harus kita tangani bersama. Kita harus paham karakter masyarakat kita agar tidak mudah dipecah belah oleh konten-konten voks (hoaks) yang bertebaran,” tambahnya.

Perang Informasi di Era Digital

Deddy Corbuzier juga mengingatkan bahwa sebagai Stafsus Menhan (Menteri Pertahanan), ia melihat medan tempur saat ini telah bergeser ke ruang digital. 

“Perangnya sekarang ada di sini (media sosial). Makanya, komunikasi yang tangguh sangat diperlukan untuk menjaga kepercayaan publik,” pungkasnya.

Acara bincang santai ini diakhiri dengan diskusi interaktif mengenai strategi menghadapi konten viral yang meresahkan dan bagaimana pemerintah daerah di Bumi Tegar Beriman bisa tetap relevan di mata masyarakat generasi digital.****

Exit mobile version