PenaKu.ID – Citra satelit terbaru mengungkapkan aktivitas tidak biasa di fasilitas nuklir Isfahan, Iran. Pintu-pintu terowongan utama menuju kompleks bawah tanah tampak ditimbun tanah secara masif, sebuah langkah yang diinterpretasikan sebagai upaya pertahanan pasif.
Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya tensi geopolitik dan kekhawatiran akan serangan udara dari pihak luar.
Benteng Nuklir Isfahan Strategi Pertahanan Pasif Iran
Penimbunan akses masuk ini diduga bertujuan untuk menyulitkan deteksi dan penetrasi pasukan khusus maupun serangan udara presisi.
Fasilitas Isfahan adalah salah satu aset nuklir paling sensitif bagi Iran. Dengan menutup akses utama, Iran tampaknya sedang mengamankan peralatan krusial atau material uranium yang diperkaya dari potensi sabotase atau serangan darat.
Diplomasi di Washington: Netanyahu dan Trump soal Benteng Nuklir Isfahan
Di saat yang sama, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melakukan kunjungan krusial ke Amerika Serikat untuk bertemu Donald Trump.
Fokus utama pertemuan ini adalah kekhawatiran Israel terhadap kemungkinan kesepakatan nuklir yang dianggap lemah. Dinamika antara pertahanan fisik di Isfahan dan lobi politik di Washington akan menentukan arah stabilitas Timur Tengah dalam beberapa bulan ke depan.**
