PenaKu.ID – Mengajari anak membaca Al-Quran adalah kewajiban fundamental bagi setiap orang tua Muslim.
Di tengah gempuran teknologi dan perubahan zaman, nilai-nilai Al-Quran bertindak sebagai jangkar moral yang akan menjaga anak tetap berada di jalur yang benar.
Memperkenalkan kitab suci sejak kecil bukan hanya soal kemampuan membaca, tetapi tentang menanamkan kecintaan pada kalam Allah.
Al-Quran Sebagai Pondasi Karakter Islami
Masa kanak-kanak adalah periode emas di mana daya serap otak berada pada puncaknya. Dengan membiasakan mereka berinteraksi dengan Al-Quran, nilai-nilai kejujuran, kasih sayang, dan ketaatan akan meresap ke dalam jiwa mereka.
Anak yang terbiasa mendengar dan membaca ayat suci cenderung memiliki ketenangan batin yang lebih baik dan sikap yang lebih santun terhadap orang lain maupun lingkungannya.
Manfaat Intelektual dan Manfaat Intelektual dan Karakter Islami
Selain sisi spiritual, belajar membaca Al-Quran dengan tajwid yang benar juga melatih kognitif anak. Fokus pada pelafalan huruf yang berbeda membantu mengasah kecerdasan linguistik dan kedisiplinan.
Secara jangka panjang, anak yang dekat dengan Al-Quran akan memiliki pedoman hidup yang kuat, sehingga mereka tidak mudah terombang-ambing oleh pengaruh negatif pergaulan saat mereka beranjak dewasa nanti.**
