PenaKu.ID – Amerika Serikat menghadapi tantangan logistik yang serius di hari kelima operasinya melawan Iran.
Laporan internal menunjukkan bahwa intensitas penggunaan rudal pencegat dan bom presisi telah menguras cadangan strategis Pentagon lebih cepat dari yang diperkirakan oleh para analis militer.
Dilema Produksi dan Biaya Amunisi AS
Ketimpangan antara harga rudal pencegat yang mencapai jutaan dolar dengan proyektil lawan yang relatif murah menjadi beban finansial yang berat.
Selain itu, kompleksitas produksi rudal seperti Patriot dan SM-6 membuat proses pengisian kembali stok memakan waktu berbulan-bulan, sehingga membatasi durasi operasi militer berskala besar secara efektif.
Klaim Trump Versus Realitas Lapangan Pentagon Amunisi AS
Meskipun Presiden Donald Trump bersikeras bahwa pasokan senjata AS “nyaris tak terbatas,” para ahli memperingatkan adanya risiko nyata jika perang berlanjut melampaui beberapa pekan.
Ketergantungan pada teknologi tinggi seperti sistem THAAD menuntut manajemen logistik yang sempurna, sesuatu yang sulit dipertahankan dalam skenario rentetan serangan yang berkelanjutan.**
