PenaKu.ID – Sebuah insiden mematikan terjadi di perairan lepas pantai Sri Lanka ketika kapal selam Amerika Serikat menenggelamkan fregat terbaru Iran, IRIS Dena.
Pengakuan resmi dari Menteri Pertahanan AS menyebutkan bahwa tindakan tersebut diambil karena ancaman yang dirasakan di perairan internasional. Peristiwa ini menandai salah satu konfrontasi laut paling serius yang melibatkan kedua negara dalam beberapa dekade terakhir.
Kronologi Kejadian Kapal Perang Iran
Otoritas Sri Lanka melaporkan menerima panggilan darurat dari kapal Iran tersebut sesaat setelah ledakan terjadi. Kapal IRIS Dena, yang sebelumnya berpartisipasi dalam latihan militer di India, berada di luar perairan teritorial namun masih dalam pantauan ketat.
Meskipun Sri Lanka segera mengirimkan tim penyelamat, kerusakan yang ditimbulkan oleh torpedo kapal selam AS membuat fregat tersebut tenggelam dengan cepat.
Spesifikasi Kapal Perang Iran dan Dampak Serangan
IRIS Dena adalah salah satu kapal perang tercanggih milik armada Iran, dilengkapi dengan teknologi rudal dan peluncur torpedo modern.
Serangan ini mengakibatkan banyak pelaut hilang dan terluka, menambah daftar panjang kerugian militer Iran dalam konflik melawan AS dan Israel. Penenggelaman ini secara signifikan memanaskan suhu di jalur maritim internasional dan meningkatkan risiko bentrokan susulan di lautan.**
