Kota Bandung miliki lebi dari 20 ” lembur Tohaga Lodaya” Kampung Tangguh

PERESMIAN Kampung Tangguh Nusantara

PenaKu.ID – Kampung Tangguh Nusantara “Lembur Tohaga Lodaya” hadir di RW 04 Kelurahan Kujangsari, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung. Peresmian Kampung Tangguh Nusantara dilakukan di Aula Kelurahan Kujangsari, Jln. Jaka Utama, Selasa, 30 Juni 2020.

Peresmian dihadiri Kepala Bagian Perencanaan Polrestabes Kota Bandung AKBP Ricky, Kapolsek Bandung Kidul Kompol Dodi Aramansyah, Danramil 1814 Kapten Arh. Hadi Siswanto, dan Camat Bandung Kidul Evi Hendarin

Diresmikannya Kampung Tangguh Nusantara “Lembur Tohaga Lodaya” di Kelurahan Kujangsari, menambah jumlah Kampung Tangguh Nusantara yang dibentuk oleh Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung. Pada hari yang sama, diresmikan juga Kampung Tangguh Nusantara “Lembur Tohaga Lodaya” di RW 03 Kelurahan Citarum, Kecamatan Bandung Wetan.

Saat ini ada 20 Kampung Tangguh Nusantara yang tersebar di 20 kecamatan di Kota Bandung. Kepala Bagian Perencanaan Polrestabes Kota Bandung, AKBP Ricky mengatakan, pembentukan Kampung Tangguh Nusantara merupakan rencana besar Kepala Kepolisian Republik Indonesia untuk membentuk masyarakat di seluruh Indonesia tangguh dalam menghadapi situasi pandemi seperti saat ini.

Pembentukan Kampung Tangguh Nusantara didasarkan pada lima kriteria. Pertama aspek kesehatan. Kedua, adanya kelompok usia rentan seperti lansia, balita, ibu hamil, serta banyak masyarakatnya mempunyai mempunyai penyakit penyerta. Ketiga, banyak warga yang terdampak secara ekonominya dan rawan miskin baru akibat pandemi. Keempat, tingkat kriminalitas tinggi sebagai dampak pandemi. Kelima, kesadaran masyarakat terhadap penerapan protokoler kesahatan masih rendah.

“Dengan dibentuknya Kampung Tangguh yang dibreakdown sampai ke tingkat RW ini, diharapkan dapat menjadikan masyarakat kita menjadi masyarakat yang tangguh,” ujar Ricky.

Cakupan kegiatan Kampung Tangguh Nusantara, lanjutnya, cukup beragam di setiap kecamatannya yang disesuaikan dengan kearifan lokal. Ada kegiatan yang baku dan ada yang baru di setiap kecamatannya.

“Seperti di Kecamatan Bandung Kidul. Contoh kegiatan yang baru, ada ikrar anak-anak dan juga Remaja Peduli Protokol Kesehatan,” katanya.

Sementara itu Camat Bandung Kidul, Evi Hendarin menyampaikan bahwa Kecamatan Bandung Kidul telah mempunyai SK Pembentukan Kampung Tangguh Nusantara di setiap kelurahan. Kecamatan Bandung Kidul terdiri dari empat kelurahan dengan 36 Rukun Warga (RW) dan 195 Rukun Tetangga (RT).

Kelurahan Kujangsari, lanjut Evi, merupakan salah satu kelurahan yang memenuhi persyaratan untuk pembentukan Kampung Tangguh Nusantara dan RW 04 menjadi role modelnya. “Dari empat kelurahan, hanya Kelurahan Kujangsari yang memenuhi persyaratan sehingga menjadi contoh bagi tiga kelurahan lain,” ungkapnya.

Selain melibatkan unsur tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda hingga anak-anak dalam setiap kegiatan di masa Adaptasi Kebiasaan Baru ( AKB ), pemuda diharapkan menjadi agen perubahan dalam mengedukasi dan menyosialisasikan upaya-upaya penanganan pandemi kepada masyarakat.

“Seperti para pemuda tadi, mereka menjadi agen perubahan dalam mengedukasi dan menyosialisasikan kepada masyarakat agar tetap tangguh menghadapi kondisi seperti saat ini,” ujar Evi.

Evi berharap masyarakat tetap disiplin dengan senantiasa melaksanakan protokol kesehatan sesuai dengan aturan yang dikeluarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

DP/Hm

Leave a Reply

Your email address will not be published.