PenaKu.ID – Dunia kembali tegang setelah Presiden Donald Trump memberi sinyal kemungkinan serangan militer terbatas terhadap Iran.
Isu nuklir Teheran menjadi pemicu utama di mana diplomasi tampak menemui jalan buntu.
Opsi Serangan Selektif dan Ancaman Nuklir Maksimal
Laporan dari Gedung Putih menunjukkan bahwa rencana militer sudah disiapkan pada level tertinggi.
Trump mempertimbangkan serangan terhadap fasilitas militer strategis sebagai gertakan agar Iran mau menandatangani kesepakatan baru yang lebih ketat. Pendekatan ini berisiko memicu perang terbuka di kawasan Timur Tengah.
Perdamaian Atau Ancaman?
Menteri Luar Negeri Iran menyatakan bahwa aksi militer hanya akan memperkeruh suasana dan menutup pintu negosiasi. Meskipun Iran bersedia membahas pembatasan nuklir, mereka tetap menuntut pencabutan sanksi ekonomi secara total.
Saat ini, dunia menanti apakah tenggat waktu yang diberikan Trump akan berakhir dengan ledakan atau kesepakatan damai.**
