Ekonomi

Kenaikan BBM: Siapa Paling Terdampak?

Kenaikan BBM: Siapa Paling Terdampak?
Kenaikan BBM: Siapa Paling Terdampak? /Ilustrasi (pexels)

PenaKu.ID – Harga bahan bakar minyak (BBM) kembali mengalami penyesuaian pada Maret 2026. Kenaikan BBM terjadi pada sejumlah produk non-subsidi seiring pergerakan harga minyak dunia dan kebijakan penetapan energi nasional.

Informasi dihimpun, PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga beberapa jenis BBM sejak awal bulan ini. Di wilayah Jawa, kenaikan BBM jenis Pertamax kini berada di kisaran Rp12.300 per liter, naik dari sebelumnya sekitar Rp11.800 per liter. Sementara itu, Pertamax Turbo dijual sekitar Rp13.100 per liter.

Kenaikan BBM juga terjadi pada produk diesel. Harga Dexlite tercatat di kisaran Rp14.200 per liter, sedangkan Pertamina Dex mencapai sekitar Rp14.500 per liter. Di sejumlah daerah, harga jual dapat lebih tinggi karena mempertimbangkan biaya distribusi dan kebijakan regional.

Kenaikan BBM tidak hanya dilakukan oleh Pertamina. Sejumlah operator SPBU swasta, seperti Shell, BP, dan Vivo, turut menyesuaikan harga jual produk mereka. Untuk BBM dengan angka oktan setara Pertamax, harga rata-rata berada di kisaran Rp12.300 hingga Rp12.400 per liter.

Kenaikan BBM Tidak Menyasar Pertalite dan Bio Solar

Meski demikian, pemerintah memastikan harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dipatok Rp10.000 per liter, sementara Bio Solar bertahan di angka Rp6.800 per liter. Kebijakan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi global.

Sejumlah faktor menjadi pemicu kenaikan harga BBM non-subsidi. Di antaranya fluktuasi harga minyak mentah dunia serta pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Selain itu, mekanisme penetapan harga yang mengacu pada formula Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga menjadi dasar penyesuaian.

Di sisi lain, peningkatan permintaan energi menjelang periode mudik Lebaran turut memberikan tekanan tambahan terhadap harga pada awal Maret ini.

Secara umum, kenaikan harga BBM kali ini berkisar antara ratusan hingga sekitar seribu rupiah per liter, bergantung pada jenis dan wilayah. Produk diesel tercatat mengalami kenaikan paling signifikan dibandingkan bensin.

Dengan tren harga energi global yang masih fluktuatif, penyesuaian harga BBM diperkirakan akan tetap dinamis. Pemerintah menyatakan terus berupaya menjaga keseimbangan antara stabilitas harga dan perlindungan terhadap masyarakat.** (tds)

Exit mobile version