Pemerintahan

Kebut Pembangunan Infrastruktur, Bupati Bogor Sebut Hapus Stigma Ketimpangan; Semua Wilayah Punya Hak Sama!!

Kebut Pembangunan Infrastruktur, Bupati Bogor Sebut Hapus Stigma Ketimpangan; Semua Wilayah Punya Hak Sama!!
Bupati Bogor, Rudy Susmanto. (Riyan/PenaKu.ID).

PenaKu.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus tancap gas dalam membenahi sektor infrastruktur dan Bupati tegaskan pemerataan di semua wilayah.

Bupati Bogor Rudy Susmanto, pembenahan akses jalan kini menjadi prioritas utama guna memastikan roda perekonomian dan mobilitas masyarakat berjalan tanpa hambatan.

Langkah taktis ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata Pemkab Bogor dalam mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan di seluruh penjuru Bumi Tegar Beriman.

Ambil Peran Strategis, Sinkronkan Pusat dan Daerah

Menanggapi rencana pembangunan Jalur Puncak 2 yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Rudy Susmanto menegaskan bahwa Pemkab Bogor tidak tinggal diam. Pihaknya memilih bergerak cepat dengan berfokus penuh pada perbaikan dan pembangunan ruas jalan yang menjadi wewenang langsung pemerintah daerah.

“Untuk Jalur Puncak 2 kan direncanakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Maka kami Pemerintah Kabupaten Bogor berfokus kepada yang mana menjadi ranah tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bogor,” tegas Rudy Susmanto usai menghadiri Konferensi Pers di Polres Bogor, Jum’at (22/5/2026).

Tidak hanya mengandalkan APBD, Pemkab Bogor juga sukses membangun sinergi dengan Kementerian PUPR melalui program Inpres Jalan Daerah. Salah satu bukti konkretnya adalah pengerjaan proyek perbaikan jalan yang membentang dari Desa Tajur hingga Kecamatan Sukamakmur yang saat ini pengerjaannya terus berjalan di lapangan.

Proyek Jalan Baru Ditargetkan Rampung 2026

Rudy Susmanto memaparkan, cetak biru (blueprint) percepatan infrastruktur ini sudah berjalan secara bertahap sejak tahun 2025 dan akan digenjot habis-habisan sepanjang tahun 2026. Salah satu mega proyek yang menjadi sorotan adalah pembukaan akses jalan baru dari kawasan Rasioki menuju Desa Sukaresmi.

“Yang menjadi ranah tanggung jawab Kabupaten Bogor, kami melakukan percepatan-percepatan dari tahun 2025 dilanjutkan 2026. Kami membuat jalan baru dari mulai jalan Rasioki menuju ke Desa Sukaresmi. 2026 sudah mulai dibangun, 2026 akan kita tuntaskan,” jelasnya optimis.

Bupati Bogor Sebut Hapus Stigma Ketimpangan: Semua Wilayah Punya Hak Sama!

Bupati Bogor juga mengirimkan pesan kuat mengenai pentingnya asas keadilan spasial. Ia berkomitmen penuh untuk menghapus stigma ketimpangan pembangunan antardistrik di Kabupaten Bogor. Bagi Rudy Susmanto, wilayah Bogor Timur, Barat, Utara, maupun Selatan harus tumbuh bersama tanpa ada yang dianaktirikan.

“Timur wilayah Bogor harus mendapatkan hak yang sama. Pemerataan, percepatan pembangunan di timur harus berjalan, di barat harus berjalan, utara, selatan, semuanya harus berjalan,” kata Rudy dengan nada tegas.

Lalu ia mengetuk kepedulian seluruh elemen masyarakat, khususnya warga asli Kabupaten Bogor, untuk mengawal momentum besar ini. Sinergi kolektif ini diharapkan mampu melahirkan warisan (legacy) infrastruktur terbaik yang dapat dinikmati oleh generasi mendatang.***

Exit mobile version