PenaPolitik
Trending

Juniarso Ridwan Serap Aspirasi Warga dalam Reses

PenaKu.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung H. Juniarso Ridwan  menyerap aspirasi Warga di Kelurahan Pasirkaliki kecamatan Cicendo kota Bandung Jawa Barat, dalam gelaran Reses Masa Sidang II Tahun 2020/2021 Anggota DPRD kota Bandung pada Selasa (23/3/21) kemarin.

Anggota DPRD Kota Bandung dari Komisi A Fraksi Golkar itu menuturkan dirinya bakal menjaga amanah dari jabatannya untuk dipertanggungjawabkan terhadap daerah pemilihannya. Baginya, aspirasi adalah modal untuk dirinya bekerja terhadap masyarakat.

“Saya siap memegang amanah dan kepercayaan masyarakat, bagi saya jabatan adalah amanah, saya menyerap aspirasi bukan direses saja tapi tiap hari dengan mempekerjakan advokasi,” ujarnya 

Lanjut Kang Juniarso dirinya sudah mempersiapkan beberapa faasilitas umum yang bisa dimanfaatkan bagi warga yang ada di Dapilnya saat ini.

menurutnya pelayanan prima bagi warga antara lain Reses yang dapat bertemu dengan masyarakat.

Sebagai pilihan konstituen, kata Juniarso, dirinya memiliki tugas untuk mempertanggungjawabkan aspirasi warga di Dapilnya.

“Aspirasi apa saja yang ada kaitannya dengan kepentingan masyarakat, baik itu mengenai pembangunan infrastruktur, seperti jalan, lingkungan,  kesehatan dan sebagainya, kemudian masalah pelatihan-pelatihan, keterampilan-keterampilan lainnya yang berkaitan dengan kepentingan-kepentingan dan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia menuturkan reses itu diadakan setahun tiga kali, hasilnya untuk menghimpun aspirasi sebagai tindak lanjut unrtuk pembangunan di wilayah tersebut.

“Misalnya untuk perbaikan gang, kemudian saluran, pembuangan gorong-gorong, kemudian penerangan jalan, kemudian juga MCK,  kebutuhan air bersih. Artinya dalam 3 x reses yang diserap ada 20 item,” ucap Juniarso.

Ia membeberkan bahwa alokasi anggaran untuk reses dewan di Kota Bandung adalah sebesar 1 miliar rupiah.

“Nah jika anggarannya melebihi dari itu, artinya akan menjadi milik pemerintah kota bandung, kalo untuk masyarakat hanya dapat anggaran dari program terjangkau seperti PIPPK yang besarannya hanya 200 juta rupiah saja,” ujarnya.

Baca Juga:

Ia menambahkan untuk reses tahun 2021 baru dilakukan awal Maret ini. Di wilayah kelurahan sukawarna, kelurahan Sarijadi, kelurahan Cipedes dan hari ini di Pasirkaliki.

“Besok di kecamatan Andir. Dari setiap kegiatan 6 titik yang kebutuhan masyarakat akan berbeda, setiap lingkungan akan berbeda”.

“Intinya, tujuan dari pembangunan adalah kebersamaan, dewan sendiri mengajak masyarakat untuk bersama-sama memperhatikan pembangunan kota Bandung, meningkatkan kwalitas lingkungan terutama kebutuhan kebutuhan masyarakat seperti masalah yang diutarakan tadi seperti masyarakat mengalami PHK , dewan menawarkan pelatihan dan keterampilan apakah keterampilan sablon, klining service ekektronik, ketrampilan tata rias dan sebagainya,” tandasnya.

Sementara beberapa usulan warga yang disampaikan dalam reses itu mengemuka seperti keluhan dan masukan yang disampaikan kepada Anggota DPRD Kota bandung itu.

Mereka menyampaikan aspirasi mereka terkait pendataan disdukcapil bagi orang yang telah tiada atau meninggal, pemusaraan jenazah serta masalah pembangunan yang terhenti di saat masa pandemi COVID-19.

“Sudah mencapai dua tahun terhenti. Apakah setiap tahun dana pembangunan kewilayahan diberhentikan,” ujar salah satu warga Pasirkaliki, Nengsing Abdullah dalam reses itu.

(IMS)

Related Articles

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button