Peristiwa

Jip Hantam Tebing di Bromo, 2 Orang Meninggal

×

Jip Hantam Tebing di Bromo, 2 Orang Meninggal

Sebarkan artikel ini
Jip Hantam Tebing di Bromo, 2 Orang Meninggal
Jip Hantam Tebing di Bromo, 2 Orang Meninggal. /foto: istimewa

PenaKu.ID – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur wisata Gunung Bromo, Jawa Timur. Sebuah jip wisata mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Letter S, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jumat (29/5/2026). Insiden tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia.

Informasi dihimpun, kendaraan jenis Toyota Hartop bernomor polisi BG 1478 EF itu diketahui mengangkut seorang sopir bersama sejumlah wisatawan. Saat kejadian, jip sedang melaju dari arah Bukit Dingklik menuju Lautan Pasir Bromo sebelum mengalami kecelakaan di jalur menurun yang dikenal memiliki tikungan tajam.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono mengatakan dugaan awal penyebab kecelakaan berkaitan dengan gangguan pada sistem pengereman kendaraan. Jip diduga mengalami rem blong saat melintasi turunan sehingga pengemudi kehilangan kendali.

Kendaraan tersebut kemudian menghantam tebing di sisi jalan dan mengalami kerusakan cukup parah.

Dua korban yang meninggal dunia masing-masing adalah sopir jip berinisial MS, warga Kabupaten Malang, dan seorang wisatawan berinisial YWA asal Semarang. Sementara itu, penumpang lainnya dilaporkan selamat dan telah mendapatkan penanganan medis.

Polis Masih Lakukan Penyelidikan Kecelakaan Jip di Bromo

Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Derie Fradesca menegaskan pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, meskipun insiden tersebut merupakan kecelakaan tunggal.

Petugas saat ini masih memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan berbagai keterangan di lokasi kejadian. Selain itu, kondisi kendaraan serta faktor teknis lainnya juga menjadi bagian dari proses penyelidikan.

Peristiwa tersebut kembali menyoroti risiko perjalanan di jalur wisata Bromo yang memiliki karakteristik medan cukup ekstrem, mulai dari tanjakan, turunan curam, hingga tikungan tajam. Kawasan Letter S yang menjadi lokasi kecelakaan juga tercatat pernah menjadi tempat terjadinya insiden fatal yang merenggut nyawa seorang wisatawan asal Korea Selatan beberapa waktu lalu.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami seluruh aspek yang berkaitan dengan kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian. Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar evaluasi terhadap operasional kendaraan wisata yang beroperasi di kawasan Gunung Bromo.** (tds)