Olahraga

Jayden Adams Berpulang, Sepak Bola Afrika Selatan Berduka

Jayden Adams Berpulang, Sepak Bola Afrika Selatan Berduka
Jayden Adams Berpulang, Sepak Bola Afrika Selatan Berduka. /Instagram jaydenadams_23

PenaKu.ID – Dunia sepak bola kembali diselimuti duka. Gelandang tim nasional Afrika Selatan, Jayden Adams, dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (11/7/2026) dalam usia 25 tahun. Kabar tersebut mengejutkan publik karena Adams baru saja memperkuat negaranya pada ajang Piala Dunia FIFA 2026.

Hingga berita ini ditulis, penyebab kematiannya belum diumumkan secara resmi karena masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian Afrika Selatan.

Melansir The Guardian menerangnkan bahwa jenazah pemain Mamelodi Sundowns itu dilaporkan ditemukan di sebuah rumah di kawasan Schotschekloof, Cape Town. Aparat kepolisian telah membuka penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian Jayden Adams. Sampai saat ini, keluarga maupun pihak berwenang belum menyampaikan keterangan resmi terkait hasil investigasi tersebut.

Menteri Olahraga Afrika Selatan, Gayton McKenzie, turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian Adams. Ia mengenang sang gelandang sebagai salah satu pesepak bola berbakat yang memberikan kontribusi besar bagi perkembangan sepak bola Afrika Selatan.

Kepergian Adams terasa semakin menyayat karena belum lama ini ia baru menyelesaikan tugas bersama tim nasional Afrika Selatan di Piala Dunia 2026. Dalam turnamen tersebut, Adams tampil dalam tiga pertandingan fase grup. Ia dipercaya menjadi starter saat menghadapi Meksiko dan Republik Ceko, kemudian tampil sebagai pemain pengganti ketika melawan Korea Selatan. Perjalanan Afrika Selatan berakhir di babak 32 besar setelah kalah dari Kanada.

Sekilas Jejak Karir Jayden Adams

Jayden Adams lahir di Cape Town pada 5 Mei 2001. Ia mengawali karier profesional bersama Stellenbosch FC sebelum berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik di Liga Premier Afrika Selatan berkat penampilannya yang konsisten.

Setelah mencatat lebih dari 130 penampilan bersama Stellenbosch, Adams bergabung dengan Mamelodi Sundowns pada awal 2025. Bersama klub tersebut, ia terus menunjukkan performa yang impresif hingga menjadi pilihan utama di tim nasional Afrika Selatan.

Di level internasional, Adams menjalani debut bersama Bafana Bafana pada 2022. Sejak saat itu, ia menjadi bagian penting skuad nasional dan berhasil mewujudkan impiannya tampil di Piala Dunia 2026.

Salah satu momen yang paling dikenang dari perjalanan Adams di Piala Dunia adalah ketika ia tetap membela tim nasional meski tengah berduka setelah neneknya meninggal dunia. Profesionalisme dan dedikasinya saat itu menuai apresiasi dari publik sepak bola Afrika Selatan.

Meninggalnya Jayden Adams memicu gelombang belasungkawa dari berbagai kalangan, mulai dari pemerintah, komunitas sepak bola, hingga para pendukung. Banyak pihak menilai kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi sepak bola Afrika Selatan mengingat usianya yang masih muda dan kariernya yang sedang berkembang.

Hingga kini, penyebab kematian Jayden Adams masih belum diumumkan secara resmi. Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai informasi atau spekulasi yang beredar di media sosial sebelum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun keluarga.** (tds)

Exit mobile version