PenaKu.ID – Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Persatuan Islam (IPPI PERSIS) menggelar Sekolah Ekologi Pelajar pada 18–20 Desember 2025 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Program ini menjadi langkah strategis IPPI PERSIS dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan pelajar, khususnya pelajar putri.
Kegiatan tersebut dirancang sebagai respons atas krisis lingkungan yang kian nyata dan kompleks. Ketua Umum IPPI PERSIS, Zihan Siti Nurhaliza, menegaskan bahwa persoalan ekologis menuntut keterlibatan aktif generasi muda sebagai agen perubahan.
Dalam sambutannya, Zihan menekankan bahwa kepedulian terhadap lingkungan memiliki landasan kuat dalam ajaran Islam. Menurutnya, manusia diposisikan sebagai khalifah di muka bumi dengan tanggung jawab besar untuk menjaga keseimbangan alam.
“Islam mengajarkan bahwa manusia memikul amanah untuk merawat bumi, bukan merusaknya. Karena itu, kepedulian terhadap ekologi tidak hanya berkaitan dengan isu lingkungan, tetapi juga bagian dari tanggung jawab keimanan,” ujar Zihan.
Ia juga menyoroti peran strategis pelajar putri dalam upaya pelestarian lingkungan. Zihan menilai, kesadaran ekologis yang tumbuh di kalangan pelajar putri akan melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga peka terhadap persoalan sosial dan lingkungan.
“Dari kesadaran dan tindakan pelajar putri yang peduli lingkungan, akan lahir perubahan nyata, baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” katanya.
Apa Harapan IPPI PERSIS?
Melalui Sekolah Ekologi Pelajar, IPPI PERSIS berharap peserta mampu memahami persoalan lingkungan secara komprehensif sekaligus terdorong untuk melakukan aksi nyata di lingkungan terdekat. Program ini diharapkan menjadi fondasi dalam mencetak pelajar putri sebagai pelopor perubahan yang berkelanjutan.
Menutup sambutannya, Zihan mengajak seluruh kader IPPI PERSIS mengikuti kegiatan ini dengan penuh kesungguhan dan semangat pengabdian.
“Mari jadikan kegiatan ini sebagai langkah awal membangun pelajar yang berakhlak, berilmu, dan memiliki wawasan ekologis,” pungkasnya.**
