Pemerintahan

Hari Veteran Nasional Ke-77, Ngatiyana Soroti Tantangan di Era Digital

×

Hari Veteran Nasional Ke-77, Ngatiyana Soroti Tantangan di Era Digital

Sebarkan artikel ini
Hari Veteran Nasional Ke-77, Ngatiyana Soroti Tantangan di Era Digital
Hari Veteran Nasional Ke-77, Ngatiyana Soroti Tantangan di Era Digital

PenaKu.ID – Wali Kota Cimahi Ngatiyana memperingati Hari Veteran Nasional ke-77 bersama para anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Cimahi di Gedung Ksatria Kodim 0609/Cimahi, Jawa Barat, Kamis (20/8/26).

Dalam peringatan tersebut, Ngatiyana mengajak masyarakat untuk kembali mengingat pengorbanan para veteran yang telah menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi.

Menurut Ngatiyana, Hari Veteran Nasional bukan sekadar momentum untuk mengenang sebuah tanggal, melainkan kesempatan untuk memahami kembali sejarah perjuangan para pejuang bangsa.

“Hari ini kita tidak sekadar memperingati sebuah tanggal. Kita sedang berhadapan dengan sejarah, sejarah tentang orang-orang yang pada masanya tidak banyak bertanya apa yang akan saya dapatkan, tetapi mereka bertanya apa yang bisa saya berikan untuk Indonesia,” ujar Ngatiyana.

Hari Veteran Nasional: Nilai Perjuangan Veteran Tetap Relevan

Ngatiyana menilai perjuangan para veteran telah memberikan teladan penting bagi generasi saat ini. Keberanian, kedisiplinan, persatuan, dan pengabdian tanpa pamrih menjadi nilai yang menurutnya masih relevan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia mengatakan, bentuk perjuangan pada masa kini memang tidak lagi sama dengan yang dihadapi para pejuang terdahulu. Namun, nilai yang mendasari perjuangan tersebut tetap diperlukan untuk menghadapi berbagai persoalan bangsa.

Tantangan Bela Negara di Era Digital

Menurut Ngatiyana, masyarakat saat ini tidak selalu dihadapkan pada peperangan secara fisik. Tantangan yang muncul justru berkembang dalam berbagai bentuk, mulai dari kebodohan dan kemiskinan hingga berita bohong, disinformasi, serta potensi perpecahan.

Tantangan tersebut juga semakin terasa di ruang digital yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.

Karena itu, Ngatiyana menegaskan bahwa semangat bela negara tidak harus diwujudkan melalui perjuangan di medan perang. Nilai tersebut dapat diterapkan melalui berbagai peran dan pekerjaan yang dilakukan dengan penuh tanggung jawab.

Dengan demikian, semangat yang telah ditunjukkan para veteran diharapkan tetap menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.**