PenaKu.ID – Komitmen Fraksi Gerindra DPRD Kota Sukabumi untuk mengawal uang rakyat kembali ditegaskan dalam Rapat Paripurna Pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Rabu (2/9/2026) malam.
Sesuai dengan arahan Presiden Terpilih sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, seluruh kader Gerindra diinstruksikan untuk selalu berjuang demi kesejahteraan rakyat, menjaga efisiensi, dan menolak keras segala bentuk pemborosan anggaran.
Anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi Fraksi Gerindra, Galuh Naufal Munawar, menyampaikan bahwa Fraksi Gerindra tidak ingin pembahasan Perubahan APBD 2026 hanya berfokus pada pemenuhan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) belaka.
“Kemarin dalam rapat paripurna, arah penjelasan Pemerintah Kota memang lebih berfokus pada target PAD. Namun, bagi Fraksi Gerindra, itu saja tidak cukup. Kita harus melangkah lebih jauh untuk kepentingan masyarakat,” tegas Galuh usai rapat, Kamis (3/9/2026).
Galuh menegaskan bahwa Fraksi Gerindra membawa misi tajam dalam pembahasan anggaran kali ini. Ada empat pilar utama yang diperjuangkan secara konsisten:
Efisiensi dan Transparansi Anggaran:
- Setiap rupiah dari APBD harus dihemat dan dipertanggungjawabkan. Tidak boleh ada anggaran yang terbuang sia-sia untuk program yang tidak berdampak langsung pada rakyat.
Optimalisasi PAD yang Berkeadilan:
- Peningkatan pendapatan daerah harus digali secara kreatif tanpa membebankan rakyat kecil maupun mematikan iklim usaha lokal di Kota Sukabumi.
Prioritas Belanja Publik:
- Anggaran daerah harus diprioritaskan untuk pelayanan dasar, infrastruktur rakyat, dan pengentasan kemiskinan.
Evaluasi Total Penyertaan Modal BUMD:
- Penyertaan modal negara atau daerah tidak boleh sekadar ‘bagi-bagi jatah’. Harus ada target yang jelas, terukur, dan benar-benar memberi keuntungan kembali bagi kas daerah serta pelayanan warga.
Rapat Paripurna tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Andang Tjahjandi, beserta jajaran Pemkot Sukabumi dan tokoh masyarakat.
Penyesuaian APBD 2026 ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan KUA-PPAS pada 21 Agustus 2026 lalu. Fraksi Gerindra memastikan akan terus mengawal proses penyesuaian pendapatan, belanja, dan pembiayaan ini hingga sisa tahun anggaran 2026 benar-benar berfokus pada kemakmuran warga Kota Sukabumi.





