PenaKu.ID – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 4,1 mengguncang wilayah Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, pada Sabtu (27/6/2026). Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut tidak berpotensi memicu tsunami.
BMKG menyebutkan pusat gempa berada di laut, sekitar 18 kilometer di sebelah barat Aceh Selatan. Getaran dilaporkan sempat dirasakan oleh sebagian masyarakat di wilayah sekitar. Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan belum terdapat laporan mengenai dampak signifikan akibat peristiwa tersebut.
Tidak lama setelah peristiwa tersebut terjadi, BMKG kembali mencatat adanya susulan dengan magnitudo 3,6. Episenter gempa susulan berada sekitar 16 kilometer di barat Aceh Selatan pada kedalaman 23 kilometer.
Seiring adanya aktivitas gempa tersebut, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga diminta hanya mengacu pada informasi resmi yang disampaikan BMKG maupun instansi pemerintah terkait.
BMKG Warning Gempa Susulan
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya susulan. Apabila ditemukan bangunan yang mengalami kerusakan akibat guncangan, warga diminta tidak memasuki atau menggunakan bangunan tersebut sebelum dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi dari BMKG, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), maupun pemerintah daerah mengenai kerusakan bangunan yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.
Selain itu, belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa, korban luka, maupun warga yang harus mengungsi. Aparat bersama instansi terkait masih melakukan pemantauan serta pendataan di lapangan untuk memastikan kondisi pascakejadaian.
Masyarakat diimbau tetap waspada tanpa panik serta terus memantau perkembangan informasi melalui kanal resmi BMKG agar tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.** (tds)
