PenaKu.ID -Angin segar berembus bagi para pencinta gaya hidup sehat dan pelaku industri kreatif di Kota Sukabumi. Sebuah rencana besar untuk menggeliatkan dunia olahraga sekaligus mendongkrak ekonomi kreatif (ekraf) lokal mulai dimatangkan.
Jajaran panitia bergerak cepat menggelar rapat penyusunan kepanitiaan demi menyukseskan gelaran Sport Expo, bertempat di Villa Jati, Desa Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi pada Jumat (05/06/2026) malam.
Pertemuan strategis ini dihadiri oleh berbagai elemen lintas sektor. Tampak hadir di antaranya Ketua Suja Oke, Wakil Ketua dan Ketua Harian IPSI Kabupaten Sukabumi, Ketua Harian Poskab Sapu Jagat Pusat, Ade Badar, serta deretan tokoh komunitas lainnya. Sinergi ini sengaja dibangun untuk menyusun struktur organisasi yang solid demi mengawal pameran olahraga terbesar di wilayah Sukabumi tersebut.
Penanggung Jawab Sport Expo Sukabumi, Kompol (Purn) Sunarya Ishak, S.H., M.H., menegaskan bahwa ajang ini dirancang bukan sekadar pameran biasa. Sport Expo hadir sebagai wadah integratif yang mempertemukan berbagai sektor hulu ke hilir.
“Sport Expo ini akan menjadi jembatan penting yang menghubungkan antara industri atau brand olahraga, komunitas atlet, pelaku ekonomi kreatif, dan masyarakat umum,” ujar Sunarya di sela-sela rapat,
Tiga Pilar Utama: Edukasi, Bisnis Ekraf, dan Gaya Hidup Sehat
Sunarya menjelaskan, setidaknya ada tiga jargon utama yang diusung dalam gelaran Sport Expo mendatang:
- Promosi & Edukasi Tren Kebugaran: Masyarakat akan diajak mengenal lebih dekat berbagai inovasi terbaru dunia olahraga. Mulai dari perlengkapan mutakhir, nutrisi modern, hingga teknologi kebugaran (wearable tech).
- Ruang Sinergi dan Ekonomi Kreatif: Event ini diproyeksikan menjadi titik temu (networking) bernilai ekonomi tinggi bagi para distributor, investor, UMKM lokal, atlet, dan klub untuk melahirkan kolaborasi bisnis baru maupun kesepakatan sponsorship.
Akselerasi Gaya Hidup Sehat Massal:
Panitia berkomitmen mengemas acara ini secara interaktif dan menyenangkan agar olahraga menjadi inklusif bisa diakses oleh siapa saja, bukan hanya untuk atlet profesional.
“Kami ingin mendongkrak kesadaran gaya hidup sehat warga Sukabumi. Oleh karena itu, nanti akan ada berbagai aktivitas seru seperti kelas kebugaran gratis, demo cabang olahraga baru, hingga tes kesehatan,” pungkas Sunarya penuh optimisme.
Hingga berita ini diturunkan, jajaran panitia masih terus melakukan koordinasi intensif mengenai jadwal pasti pelaksanaan, lokasi venue utama, serta pemantapan regulasi teknis. Kehadiran Sport Expo ini diharapkan tidak hanya menciptakan masyarakat Sukabumi yang lebih bugar, tetapi juga menjadi stimulus kuat bagi pertumbuhan ekonomi kreatif lokal.
