PenaKu.ID – Ancaman Donald Trump untuk memblokade Selat Hormuz menuai skeptisisme dari pakar pelayaran internasional.
Meskipun terdengar sangat agresif, langkah ini dianggap tidak akan membawa perubahan signifikan terhadap arus perdagangan global yang saat ini sedang berlangsung.
Analisis Dampak Terhadap Kapal Komersial di Selat Hormuz
Lars Jensen dari Vespucci Maritime menjelaskan bahwa hanya sedikit kapal yang masih berani melintasi jalur tersebut.
Selain itu, perusahaan yang membayar tol ke Iran sudah pasti terkena sanksi AS sebelumnya, sehingga blokade fisik dianggap hanya akan menyasar jumlah kapal yang sangat kecil.
Faktor Kepercayaan dalam Industri Pelayaran di Selat Hormuz
Masalah utama bagi perusahaan pelayaran saat ini bukanlah sekadar ancaman blokade, melainkan faktor kepercayaan.
Tanpa adanya jaminan keamanan yang konkret dan tahan lama antara AS dan Iran, perusahaan besar akan tetap memilih jalur alternatif demi menghindari risiko yang tidak terukur.**
