PenaKu.ID – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru saja memberikan sinyal kuat mengenai babak baru hubungan diplomatik dengan Venezuela.
Dalam wawancara terbaru di Fox News, Trump mengonfirmasi rencana pertemuannya dengan tokoh oposisi terkemuka Venezuela, Maria Corina Machado, yang dijadwalkan tiba di Washington pekan depan.
Langkah ini menjadi sorotan dunia mengingat dinamika politik Caracas yang masih memanas pasca-penangkapan Nicolas Maduro.
Donald Trump Menakar Stabilitas Politik Venezuela Pasca-Transisi
Meski Trump sempat meragukan basis dukungan Machado sebelumnya, pertemuan ini diharapkan menjadi titik balik dalam menentukan arah pemerintahan sementara yang kini dipimpin Delcy Rodriguez.
Trump menekankan bahwa Venezuela saat ini belum siap menggelar pemilu yang kredibel karena infrastruktur politik yang hancur.
Fokus utama Washington adalah memastikan negara anggota OPEC tersebut pulih secara fundamental sebelum kembali ke proses demokrasi formal.
Ambisi Donald Trump untuk Infrastruktur
Sektor energi menjadi jantung dari strategi Trump terhadap Venezuela. Pemerintah AS berencana membuka kembali keran impor minyak dalam skala besar, dengan target awal mencapai 50 juta barel.
Untuk mendukung ambisi ini, Trump akan mengumpulkan para bos perusahaan minyak di Gedung Putih guna membahas pembangunan kembali kilang dan infrastruktur energi Venezuela yang diperkirakan memerlukan investasi hingga US$ 100 miliar.**
