PenaKu.ID – Marc Márquez mengirimkan sinyal serius jelang Sprint Race MotoGP Amerika 2026 setelah tampil impresif sepanjang sesi latihan di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Texas.
Pembalap Ducati Lenovo tersebut langsung menunjukkan daya saing sejak hari pertama, meski sempat mengalami insiden. Pada sesi latihan bebas pertama (FP1), Márquez terjatuh di Tikungan 10 yang sempat memicu penghentian sementara. Meski demikian, ia mampu bangkit dan tetap menutup sesi di posisi empat besar.
Performa Márquez meningkat pada sesi practice. Ia berhasil mencatatkan waktu tercepat dengan lap terbaik di kisaran dua menit, mengungguli para rival terdekatnya. Catatan itu sekaligus memastikan dirinya lolos langsung ke sesi kualifikasi kedua (Q2).
Hasil tersebut semakin menegaskan status Márquez sebagai salah satu kandidat kuat di Austin. Sirkuit COTA memang dikenal sebagai salah satu lintasan favorit bagi pembalap asal Spanyol tersebut, dengan rekam jejak dominasi yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
Marquez Bidik Hasil Maksimal di MotoGP Amerika 2026
Meski tampil meyakinkan, Márquez memilih untuk tetap realistis. Ia menegaskan tidak ingin terbuai hasil latihan dan tetap fokus memburu hasil maksimal, terutama pada sprint race yang berdurasi singkat namun krusial.
Modal positif juga dibawa Márquez dari seri sebelumnya. Ia sukses meraih kemenangan pada sprint race MotoGP Brasil 2026, yang menunjukkan kemampuannya dalam mengoptimalkan balapan berformat pendek.
Namun, persaingan di COTA dipastikan berlangsung ketat. Sejumlah pembalap seperti Pedro Acosta, Fabio Di Giannantonio, dan Jorge Martin juga tampil kompetitif sepanjang akhir pekan.
Sprint Race MotoGP Amerika 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu dini hari WIB. Balapan sepanjang 10 lap itu diprediksi berjalan sengit sejak awal, dengan posisi start dan konsistensi menjadi faktor kunci.
Jika mampu menjaga ritme seperti yang ditunjukkan di sesi latihan, Márquez berpeluang besar kembali tampil dominan dan melanjutkan tren positifnya musim ini.** (tds)








