PenaKesehatan
Trending

Diana Rahesti: Stunting Masalah Bersama

Diana Rahesti menjelaskan bahwa pencegahan stunting memerlukan intervensi terpadu

PenaKu.ID – Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kota Sukabumi, Diana Rahesti menyebutkan bahwa stunting merupakan masalah serius yang harus diatasi bersama. Stunting dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak, serta meningkatkan risiko penyakit kronis di masa dewasa.

“Penurunan stunting menjadi strategi nasional dan menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Diana Rahesti saat menghadiri bimtek pencegahaan stunting dan kapasitas kader posyandu Kelurahan Cikundul di Rumah Makan Amanah Putra, Kota Sukabumi, Jawa Barat pada Kamis (20/6/24).

Lebih lanjut, Diana Rahesti menjelaskan bahwa pencegahan stunting memerlukan intervensi terpadu, mencakup intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif.

Hal ini, ujar dia, sesuai dengan Surat Edaran dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Hk.02.02/B/716/2024 Tentang Pelaksanaan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting.

Diana Rahesti menekankan pentingnya peran kader posyandu sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting.

“Para kader dibutuhkan dan diperlukan menjadi garda terdepan,” tegasnya.

Diana Rahesti Harap Kader Posyandu Paham Pencegahan Stunting

Kader Posyandu memiliki tugas dan tanggung jawab yang penting dalam pencegahan stunting, antara lain:

  • Meningkatkan upaya advokasi dan perencanaan: Mendorong kebijakan dan program yang mendukung pencegahan stunting.
  • Pemutakhiran data dan informasi: Mendata dan memantau kasus stunting di wilayahnya.
  • Peningkatan kesadaran masyarakat: Menyebarkan informasi tentang stunting dan cara pencegahannya.
  • Peningkatan kegiatan posyandu: Melaksanakan kegiatan posyandu dengan baik dan terjadwal.

Dengan adanya bimtek ini, Diana berharap para kader posyandu di Kelurahan Cikundul akan lebih memahami dan menjalankan tugasnya dengan baik dalam pencegahan stunting.

Pemerintah Kota Sukabumi berkomitmen untuk terus berupaya menurunkan angka stunting. Dengan kerja sama semua pihak, stunting dapat diatasi dan anak-anak Kota Sukabumi dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Untuk diketahui, bimtek ini dihadiri oleh Lurah Cikundul, perwakilan DKP2KBP3A Kota Sukabumi, Ketua IKP Kota Sukabumi, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurhan Cikundul, kader posyandu, kader PKK, serta tamu undangan lainnya.

**

Related Articles

Back to top button