PenaPendidikan
Trending

Bulan Ijazah di Bulan Suci di Tengah Pandemi

PenaKu.ID – Seluruh SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat (Jabar) menyelenggarakan Bulan Pengambilan Ijazah yang bertepatan dengan bulan Suci dan juga di tengah situasi pandemi. Kendati begitu, pembagian ijazah ini mesti sukses dilangsungkan.

Sama halnya dengan SMKN 11 Bandung. Tak kurang 400 alumni SMKN 11 Bandung telah mengambil ijazah ke sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMKN 11 Bandung, Euis Purnamasari mengatakan, setelah program Bulan Pengambilan Ijazah diluncurkan pada Hari Pendidikan Nasional (2 Mei 2021), pihaknya langsung bergerak cepat melakukan persiapan. Dengan persiapan matang, pelaksanaan program tersebut sudah terlaksana sejak 3 Mei 2021.

“Kita langsung persiapkan tim dari tata usaha untuk di lapangan. Sekolah juga sudah menyosialisasikan Bulan Pengambilan Ijazah melalui media sosial dan surat edaran tiap tahunnya,” ungkap Euis saat ditemui di sekolah, Jln. Budi, Kota Bandung, Jumat (7/5/2021).

Ada pun persyaratan yang harus dibawa adalah kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP) siswa. Menurutnya, sebagian besar alumni yang belum sempat mengambil ijazah beralasan karena sudah bekerja. Sebab, biasanya ijazah terbit beberapa bulan setelah siswa dinyatakan lulus.

“Khususnya karena di sini SMK, kebanyakan siswa yang lulus sudah direkrut dan langsung bekerja. Jadi, tidak sempat mengambil ijazah. Seluruh alumni yang mengambil ijazah pada Bulan Pengambilan Ijazah ini pun tahun lulusannya variatif. Mulai lulusan tahun 2020 hingga 2012,” tuturya.

Sesuai namanya, lanjut Euis, pelaksanaan pengambilan ijazah ini dilakukan per pekan. “Pekan ini terakhir selesai hari Senin. Setelah libur Lebaran, kita akan mulai buka lagi,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh alumni SMA, SMK, dan SLB di Jabar untuk segera mengambil ijazah ke sekolah.

“Bagi yang masih mencintai almamaternya, kami tunggu di sekolah untuk mengambil ijazah. Ijazah adalah surat berharga dan saksi perjalanan kalian menimba ilmu di sekolah,” ajaknya.

Baca juga:

Tak Ada Penahanan Ijazah

Euis menegaskan, pihaknya tak menahan ijazah siswa yang orang tuanya masih memiliki tunggakan. Ada pun bagi orang tua yang masih memiliki tunggakan pembayaran, diwajibkan membawa surat keterangan tidak mampu (SKTM) atau sejenisnya.

“Ijazah dipastikan tetap diberikan selama persyaratan di atas terpenuhi. Karena, secara prosedur, data tersebut harus lengkap,” kata dia.

Untuk itu, ia berpesan kepada para orangtua alumni tidak sungkan untuk datang ke sekolah.

Source: Disdik Jabar

Redaktur: Dewi Apriatin

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button