oleh

Baznas Kota Bandung Setop Dulu Zmart, Fokus Untuk Covid-19

Koordinator pelaksana program Zmart Baznas kota bandung, irfan lutfi, SHI. Foto: (dp/reporter penaku.id)

PenaKu.ID – Progam Baznas kota Bandung saat ini ikut dalam menangani dampak covid 19 adalah dengan upaya membantu sosial ekonomi masyarakat.

BAZNAS kota Bandung sendiri telah membagikan sembako untuk fakir miskin sebanyak 15 Ribu paket di bulan Febuari yang bersinergi dengan Pemerintah kota Bandung serta Dinas Sosial Kota Bandung,” ungkap irfan, koordinator program Baznas Kota Bandung, kepada penaku.id. Rabu (8/4)

Program bantuan sembako tersebut sudah disalurkan melalui kecamatan se- Kota Bandung.

“10 kg Beras dan 1 (satu) Dus mie instan,” tambahnya

Menurut Irfan hal ini dapat membantu masyarakat yang tadinya bekerja punya penghasilan, menjadi tidak punya penghasilan, karena terkena dampak covid 19.

Irfan melanjutkan himbauan pemerintah yang berkaitan dengan di rumah saja, tujuannya agar dapat menekan penyebaran covid-19.

Kendati begitu, kata Irfan, pihak BAZNAS sendiri akan terus berupaya melakukan pelayanan dalam bentuk bantuan kesehatan dengan para relawan dan tim medis seperti memberikan Hand Sanitizer, Cairan Disinfektan, Masker, Wastafel alat cuci tangan, terutama penyediaan bahan pangan atau sembako bagi masyakat fakir dan miskin se kota Bandung.

“BAZNAS juga akan memberikan bantuan sembako bagi warga yang belum terdata dari Dinas Sosial, melaui pendataan baru RT dan RW setempat, jika diperlukan, anak-anak jalanan yang bukan warga Bandung pun akan dibantu,” jelas Irfan

Selain itu pihaknya juga tengah menjalankan Progam kami Cash for work berupa Vocer seharga Rp. 200,000,- yang akan dibagikan kepada masyarakat melalui program warung Zmart.

“Karena Vocer tersebut dapat ditukarkan hanya di Warung Zmart saja,” katanya

Terkait Program Vocer Cash For Work tersebut Irfan mengaku Pihak BAZNAS baru mendata di satu kecamatan.

“Sedang dalam pelaksanaan pembagian vocer tersebut, sudah dilakukan di satu titik yaitu di Kecamatan Antapani Kota Bandung,” ujarnya

Irfan menambahkan berkenaan dengan masifnya pandemi Covid-19 di Kota Bandung, pihaknya pun menghentikan sementara program Zmart yang telah digulirkan di 30 kecamatan di Kota Bandung.

“Kita alihkan ke prorgm pencegahan Covid-19, kita fokus hanya untuk program kesehatan dan pangan, program Warung Zmart yang sudah terlaksana di tahun 2020 disetop dulu. Apabila covid-19 sudah clear, maka progrm trsebut akan kami lanjutkan lagi,” tutu Irfan

(Im/dp)

Komentar

News Feed