Bantaran Bukit Jarian Bakal Jadi Tempat Wisata Baru di Kota Bandung

Bantaran bukit jarian

PenaKu.ID – Meski kota Bandung tak begitu banyak memiliki destinasi alam karena letaknya yang berada di tengah jantung ibu kota provinsi Jawa Barat yang notabene kota metropolitan di Jawa Barat yang banyak menyuguhkan wisata fashion dan kuliner, namun demikian kondisi tersebut tak membuat pemkot Bandung lantas berhenti disitu.

Kali ini Pemkot Bandung tengah menggeber pembangunan bantaran di sekitar Bukit Jarian yang digadang-gadang bakal menjadi tempat wisata baru di Kota Bandung.

Dilansir dari laman humas pemkot Bandung pembangunan bantaran sungai SerLok Bantaran di sekitar Bukit Jarian, Kelurahan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap mendekati sempurna. Dan disebut Kawasan ini semakin layak menjadi lokasi wisata alam Kota Bandung.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan bahwa SerLok Bantaran sudah berfungsi dengan baik. Terbukti pengelolaan ikan sudah berjalan, kolam penampungan air serta mata air semakin jernih.

“Hari ini progres di SerLok Bantaran allhamdulilah secara fungsi sudah berjalan dengan baik. Seperti pengelolaan ikan, kolam penampungan, dan mata air,” tuturnya usai meninjau SerLok Bantaran di sekitar Bukit Jarian, Kelurahan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap, Rabu (22 Juli 2020).

Ia meyakini, kawasan tersebut cocok untuk wisata alam karena warga yang berkunjung ke tempat tersebut cukup banyak. “Cukup banyak orang datang ke sini menikmati wisata alam. Kita sempurnakan betul mejadi wisata alam baru,” tuturnya.

Menurut wakil wali kota, SerLok Bantaran memiliki persamaan dengan kawasan alam lainnya, seperti Mbah Celeng, Mbah Garut, dan wetland yang berada di wilayah Bandung timur.

“Fungsinya relatif sama, tujuan wisata alam. Perbedaannya hanya di lokasi saja. SerLok Bantaran lebih di tengah kota dan aksesnya mudah,” ujarnya.

Ia pun mengapresiasi warga yang telah memelihara kawasan hijau tersebut. Partisipasi warga menjadi daya dorong utama terwujudnya pembangunan SerLok Bantaran.

“Pemerintah tidak bisa menjaga ini sendiri, tentunya partisipasi warga. Bukan hanya menikmati saja, tapi menjaga tempat ini,” katanya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berupaya menjadi kawasan tersebut sebagai konservasi berbasis pemberdayaan lingkungan. Di lokasi ini terdapat konservasi mata air kota, edukasi kelestarian sungai, smart tourism, dan usaha produktif berbasis lingkungan.

Pemkot Bandung bersama komunitas Serlok Bantaran juga tengah menata sentra kegiatan pengembangan “Urban Biodiversity – Sungai Cikapundung.

Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung juga sedang menyiakan infrastruktur penunjang di kawasan tersebut.



(Dp/hm)

Leave a Reply

Your email address will not be published.