Religi

Bacaan Salat Idulfitri dan Tata Caranya

Bacaan Salat Idulfitri dan Tata Caranya
Bacaan Salat Idulfitri dan Tata Caranya/(pixabay)

PenaKu.ID – Momen kemenangan Lebaran 2026 tinggal menghitung hari. Sebagai ibadah yang hanya dilakukan setahun sekali, banyak dari kita yang merasa ragu atau lupa mengenai bacaan salat Idulfitri.

Salat Idulfitri sendiri merupakan shalat sunnah dua rakaat yang hukumnya sunnah muakkadah. Tanpa azan dan iqamah, ibadah ini dimulai dengan seruan ash-shalâtu jâmi’ah untuk mengumpulkan jamaah di masjid maupun lapangan terbuka.

Urutan Niat dan Bacaan Salat Idulfitri yang Benar

Inti dari perbedaan Salat Id dengan shalat fardu terletak pada jumlah takbirnya. Mengapa ini penting? Karena takbir tambahan (zawaid) adalah identitas kemenangan.

Pada rakaat pertama, setelah takbiratul ihram, Anda wajib melakukan 7 kali takbir tambahan. Sementara pada rakaat kedua, terdapat 5 kali takbir sebelum membaca Al-Fatihah.

Di sela-sela takbir tersebut, bacalah kalimat thoyyibah: Subhaanallaahi wal hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar.

Jika ingin lebih lengkap, Anda bisa membaca Allahu akbar kabira, wal hamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashila untuk mengagungkan kebesaran Allah SWT secara lebih mendalam.

Bacaan Salat Idulfitri: Surat Sunnah dan Kekuatan Khutbah

Kapan dan di mana surat pendek dibacakan? Setelah menyelesaikan rangkaian takbir tambahan dan Al-Fatihah, imam disunnahkan membaca Surat Al-A’la pada rakaat pertama dan Surat Al-Ghasyiyah pada rakaat kedua.

Hal ini bertujuan agar pesan-pesan tentang penyucian diri dan hari pembalasan meresap ke dalam hati jamaah.

Jangan terburu-buru pulang setelah salam. Rangkaian shalat ini baru dianggap sempurna secara syariat setelah jamaah mendengarkan khutbah Idulfitri.

Khutbah berfungsi sebagai pengingat agar semangat ibadah di bulan Ramadhan tetap terjaga sepanjang tahun.

Demikian Bacaan Salat Idulfitri berserta tata caranya.**

Exit mobile version