PenaKu.ID – Aksi begal atau pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Karawang Jawa Barat. Seorang terduga pelaku begal berinisial DK diamankan warga setelah gagal melarikan diri usai menyerang korban di Jalan Raya Dusun Tangkil, Desa Kutaampel, Kecamatan Batujaya, pada Senin (13/4/2026) malam.
Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan. Insiden terjadi sekitar pukul 23.30 WIB dan langsung ditindaklanjuti oleh petugas gabungan dari unit Pamapta serta jajaran Polsek Batujaya.
“Benar, telah terjadi dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Petugas segera menuju lokasi kejadian untuk mengamankan situasi,” ujar Cep Wildan dalam keterangannya.
Kejadian bermula ketika korban, Aman Suherman (23), mahasiswa asal Desa Karyamulya, tengah dalam perjalanan pulang usai bekerja. Saat melintas di lokasi, korban tiba-tiba dipepet oleh dua pelaku yang berboncengan sepeda motor.
Tanpa peringatan, salah satu pelaku langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis celurit hingga korban terjatuh. Dalam kondisi terancam, korban berhasil menyelamatkan diri, sementara kedua pelaku berupaya membawa kabur sepeda motor milik korban dengan cara didorong.
Namun, aksi tersebut gagal setelah teriakan korban yang meminta pertolongan memicu perhatian warga sekitar. Mendengar seruan “Begal!”, warga segera berdatangan dan mengepung pelaku.
Satu Begal Lolos
Salah satu pelaku yang diketahui bernama Doni Kusuma berhasil ditangkap dan sempat menjadi sasaran amukan massa. Sementara itu, satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian.
“Pelaku sempat diamankan warga dan mengalami pemukulan. Petugas dari Polsek Batujaya segera mengamankan yang bersangkutan guna mencegah aksi main hakim sendiri,” kata Cep Wildan.
Akibat luka yang dideritanya, DK langsung dibawa ke RS Proklamasi Rengasdengklok sebelum dirujuk ke RSUD Karawang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut dengan pengawalan aparat kepolisian.
Polisi kini masih mendalami kasus tersebut dengan melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti yang berkaitan.
“Saat ini kasus masih dalam tahap pengembangan. Kami juga tengah memburu satu pelaku lainnya yang identitasnya telah dikantongi. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada malam hari,” tutupnya.**










